Dompet Dhuafa Banten Salurkan 8.000 Liter Air Bersih di Cilegon
- 30 Jul 2026 11:45 WIB
- Banten
Poin Utama
- Dompet Dhuafa Banten menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kelurahan Mekarsari, Kota Cilegon pada Rabu, 29 Juli 2026.
- Bantuan air bersih disampaikan melalui Program Sedekah Air untuk Kehidupan dengan target 310 kepala keluarga di dua lokasi yang mengalami krisis air.
- Distribusi pertama menyasar 185 kepala keluarga di Lingkungan Gunung Batur 1 dan distribusi kedua kepada 125 kepala keluarga di Lingkungan Gunung Batur 2.
RRI.CO.ID, Serang - Dompet Dhuafa Banten menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon pada Rabu, 29 Juli 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui Program Sedekah Air untuk Kehidupan sebagai upaya membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
Distribusi air bersih dilakukan di dua lokasi yang mengalami krisis air. Penyaluran pertama menyasar 185 kepala keluarga di Lingkungan Gunung Batur 1, RT 001/RW 003, sedangkan distribusi kedua diberikan kepada 125 kepala keluarga di Lingkungan Gunung Batur 2, RT 002/RW 003.
Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan debit sumber air terus menurun sehingga warga kesulitan memperoleh air bersih. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus menghemat penggunaan air dan mencari sumber air alternatif untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga Gunung Batur 2, Lina mengaku, selama musim kemarau warga hanya mengandalkan aliran sungai yang debit airnya semakin berkurang. "Biasanya ngambil air di sungai, cuma karena kemarau airnya sedikit, jadi dibatasi untuk ngambilnya," ujarnya.
Lina mengatakan bantuan air bersih dari Dompet Dhuafa Banten sangat membantu masyarakat menghadapi krisis air. "Alhamdulillah bantuan airnya dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari saat kekeringan ini melanda," katanya.
Kepala Lingkungan Gunung Batur 1, Mad Rifai, mengatakan wilayahnya tidak memiliki sumber air seperti sumur maupun sungai yang memadai sehingga masyarakat sangat bergantung pada bantuan air bersih. Menurutnya, musim kemarau yang berlangsung cukup lama membuat kebutuhan air warga semakin mendesak.
"Saat ini masyarakat kami sangat membutuhkan air bersih karena musim kemarau ini sangat memanjang, untuk sungai atau sumur tidak ada sama sekali di Gunung Batur ini," kata Rifai. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Banten dan para donatur atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan Seksi Pemerintahan Kelurahan Mekarsari, Rifky, yang menilai bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga di dua lingkungan terdampak. Ia berharap kolaborasi kemanusiaan seperti ini terus berlanjut selama musim kemarau masih berlangsung.
Sementara perwakilan Dompet Dhuafa Banten, Fahmi berharap, bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat. "Mudah-mudahan air bersih ini dapat meringankan masyarakat di sini saat kekeringan saat ini," ujarnya.
Program Sedekah Air untuk Kehidupan menjadi salah satu program kemanusiaan Dompet Dhuafa Banten yang berfokus pada penyediaan akses air bersih di wilayah terdampak krisis air. Melalui dukungan para donatur, Dompet Dhuafa Banten juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf guna membantu warga yang membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....