Pemkab Lebak Pelajari Digitalisasi Layanan Efektif Pemerintah Sumedang
- 15 Jul 2026 06:38 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak – Guna mempelajari tata kelola program strategis nasional yang telah terintegrasi melalui Sumedang Command Center (SCC), Pemkab Lebak, dipimpin Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Sumedang, Selasa, 14 Juli 2026. Kunjungan tersebut bertujuan mendalami penerapan sistem digital dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pengelolaan pajak daerah berbasis digital.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Lebak diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila di Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang. Dalam kesempatan itu, Amir Hamzah mendapatkan pemaparan mengenai sistem pengawasan dan pengendalian program strategis yang telah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui SCC.
Sumedang dinilai berhasil mengintegrasikan berbagai program prioritas nasional ke dalam satu pusat kendali digital sehingga memudahkan proses monitoring secara real time. Integrasi tersebut memungkinkan pemerintah daerah melakukan pengawasan yang lebih cepat, efektif, transparan, dan akuntabel.
Berbagai data dari perangkat daerah dapat diakses melalui satu platform sehingga mempermudah proses pengambilan keputusan. Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengatakan, SCC menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis data.
Sejumlah program strategis telah diintegrasikan ke dalam sistem tersebut, termasuk MBG, KDMP, dan digitalisasi pajak daerah. "Sumedang Command Center ini kami gunakan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian yang saat ini kami telah terapkan untuk MBG, KDMP, dan digitalisasi pajak," ujar Fajar Aldila.
Khusus untuk Program Makan Bergizi Gratis, seluruh proses dapat dipantau secara langsung melalui dashboard digital. "Saat ini yang sudah berjalan yaitu di MBG, kita bisa melihat langsung kesesuaian menu antara SPPG dan penerima manfaat, pengadaan bahan baku melalui supplier lokal, serta aduan-aduan masyarakat," katanya.
Sistem tersebut membuat proses evaluasi dapat dilakukan dengan cepat apabila ditemukan kendala di lapangan. Ia menambahkan, pemerintah daerah juga tengah mengembangkan sistem serupa untuk pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih. "Selain itu juga kami sedang mengembangkan untuk Kopdes, sedangkan untuk pajak juga kami sudah integrasikan dengan SCC ini," ucapnya.
Melalui integrasi tersebut, pemerintah daerah dapat mengetahui perkembangan pelaksanaan program secara menyeluruh dalam satu pusat kendali. Tidak hanya itu, data yang tersaji juga menjadi dasar dalam menyusun kebijakan maupun langkah percepatan penyelesaian berbagai persoalan.
Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap praktik baik melalui Sumedang Command Center dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, transparan, dan berbasis teknologi digital. Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengaku terkesan dengan sistem yang telah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Konsep pengelolaan berbasis digital tersebut dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Lebak. Ia menilai SCC mampu meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap pelaksanaan program strategis nasional maupun program perangkat daerah.
"Melihat bagaimana efisiensi untuk melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap program strategis nasional dan SKPD, kami ingin meniru untuk kami terapkan di Lebak," ujar Amir Hamzah.
Ia berharap penerapan sistem serupa dapat membantu pemerintah daerah mempercepat proses pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Sehingga kami bisa mengefisiensikan waktu dalam melakukan controlling terhadap berbagai program pemerintah," ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut juga menjadi ajang bertukar pengalaman mengenai inovasi digital yang telah diterapkan masing-masing pemerintah daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....