Nelayan Bantu Percepatan Normalisasi Karangantu dengan Bongkar Bangkai Kapal

  • 03 Jul 2026 16:14 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Normalisasi Sungai atau Muara Karangantu di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, yang saat ini memasuki tahap pengerukan sedimentasi mendapat dukungan langsung dari para nelayan. Mereka bergotong royong membongkar dan membersihkan bangkai kapal di Kampung Karang Mulya, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen agar akses alat berat terbuka dan pekerjaan dapat berlangsung lebih lancar.

Pendangkalan yang selama ini menghambat keluar masuk kapal membuat para pemilik kapal memilih mengosongkan area kerja secara mandiri. Bangkai kapal yang sudah tidak digunakan juga dibongkar agar tidak menghambat proses normalisasi.

Salah seorang nelayan, Muhtadi, mengatakan pembongkaran dilakukan atas kesadaran para pemilik kapal untuk membantu mempercepat pengerjaan. "Supaya pengerukannya lancar. Saya juga bongkar perahu sendiri supaya tidak memperlambat pekerjaan. Sungai ini sudah terlalu dangkal, jadi kami merasa sangat terbantu dengan adanya pengerukan," katanya, Jumat, 3 Juli 2026.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Banten, Koko Abdul Kodir, SH, mengatakan warga mendukung penuh normalisasi karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh nelayan sebagai pengguna alur Sungai Karangantu. Menurutnya, pembongkaran bangkai kapal, pemindahan bangkalan, hingga pembersihan lokasi dilakukan secara sukarela setelah masyarakat memahami tujuan normalisasi.

"Tidak ada ganti rugi. Pemilik kapal dan nelayan melakukannya dengan kesadaran sendiri karena pengerukan ini untuk kepentingan mereka juga sebagai pengguna alur Karangantu," ujarnya.

Ia menambahkan, warga juga mengosongkan area yang akan dilalui alat berat dan membersihkan lokasi agar proses normalisasi berjalan sesuai target. Pengerukan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses pelayaran nelayan sekaligus mendukung aktivitas perikanan dan kawasan wisata Karangantu.

Saat ini penanganan darurat difokuskan di kawasan muara sepanjang sekitar 1 hingga 1,5 kilometer. Selain pengerukan sedimentasi, pekerjaan juga mencakup pelebaran badan sungai, penguatan tebing penahan longsor, serta penataan bantaran sungai yang akan dilengkapi ruang terbuka hijau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....