BPBD Pandeglang Waspadai Gelombang Tinggi Hingga 3,7 Meter
- 30 Jun 2026 07:57 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang melanda kawasan perairan selatan Banten pada periode 27-30 Juni 2026. Menanggapi rilis tersebut, Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD PK) Kabupaten Pandeglang bergerak cepat dengan menginstruksikan seluruh nelayan serta masyarakat di sepanjang garis pantai untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi kecelakaan laut.
Sekretaris BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana mengatakan, berdasarkan saringan data prakiraan cuaca, ketinggian ombak di zona perairan selatan Banten yang meliputi perairan Pandeglang dan Lebak diproyeksikan berkisar antara 2,5 hingga 3 meter. Kondisi ekstrem ini dikatakannya terpantau di area cakupan Samudra Hindia selatan Banten dengan tinggi gelombang mampu menembus angka 3,7 meter yang dinilai sangat berisiko bagi keselamatan pelayaran harian.
"Ada kewaspadaan gelombang tinggi di perairan laut wilayah selatan Banten. Tinggi gelombang antara 2,5 sampai 3 meter," ujar, Nana Mulyana, Senin 29 Juni 2026.
Nana menyebut, armada perahu nelayan tradisional berukuran kecil memikul risiko fatalitas paling tinggi jika memaksakan diri berlayar dalam kondisi ini. Berdasarkan standar keselamatan maritim, menurutnya perahu motor tempel sangat rentan terbalik apabila dipacu menerjang kecepatan angin yang melebihi ambang batas 15 knot dengan konformasi tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
"Apabila gelombang tinggi, kami mengimbau kepada nelayan sebaiknya tidak memaksakan diri mencari ikan ke tengah laut selama periode puncak gelombang ini," katanya.
Selain menyasar para nelayan, BPBD PK juga menghimbau para operator kapal motor wisata serta para pelancong yang tengah menghabiskan waktu di destinasi pesisir pantai. Untuk kapal motor berukuran lebih besar, Ia menyebut risiko operasional tetap mengintai apabila laju kecepatan angin berhembus di atas 21 knot dengan akumulasi tinggi gelombang melampaui 2,5 meter.
Pihak BPBD-PK Pandeglang memastikan akan terus menyebarluaskan update informasi iklim harian ini secara masif melalui pos-pos pemantau keselamatan pantai. Sinergi informasi antara otoritas kebencanaan dan pengguna jasa kelautan ini diharapkannya menjadi langkah mitigasi yang efektif demi mewujudkan zero accident selama masa puncak gelombang tinggi berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....