BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Selat Sunda

  • 03 Apr 2026 06:38 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Merak, mengeluarkan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi di perairan Selat Sunda Banten hingga Minggu 5 April 2026 mendatang. Meski demikian, operasional di Pelabuhan Merak-Bakauheni masih berjalan normal.

Dalam peringatan itu, sampai pada tanggal 2 hingga 5 April mendatang berpotensi terjadi gelombang tinggi di perairan Merak, Selatan Pandeglang, perairan Barat Pandeglang hingga perairan Selatan Lebak Banten.

Prakirawan BMKG Stasiun Metrologi Kelas I Merak, M Fahri Andrean memastikan, meskipun peringatan dini gelombang itu telah dikeluarkan. Tidak mengganggu operasional penyeberangan Merak-Bakauheni.

“Potensi sedang hingga dua meter di wilayah Banten, terutama di perairan Selatan Pandeglang, Barat Pandeglang hingga Selatan Lebak," ujar Andrean, Kamis 2 April 2026.

Akan tetapi, Andrean menyatakan, tetap memberikan himbauan kepada operator pelayaran agar berhati-hati pada saat terjadi gelombang tinggi.

"Untuk terjadinya dari dua April hingga lima April. Untuk di gelombang penyeberangan di Selat Sunda bagian utara. Saat ini dan diperkirakan gelombang kategorinya masih tenang hingga rendah atau tidak terpengaruh gelombang sedangb hingga tinggi atau tergolong aman,” ucap Andrean.

Dikatakannya, peringatan dini terjadinya gelombang tinggi yang dikeluarkan BMKG menyusul adanya peralihan musim dan musim pancaroba akibat munculnya awan sibi (Cumulonimbus) yang menyebabkan terjadinya angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Banten.

"Tetapi tetap waspada karena saat ini sudah masuk peralihan, pancaroba, karena kondisi cuaca itu lebih kada terjadi hujan ekstrem karena disebabkan awas Sini yang menyebabkan angin kencang dan gelombang tinggi,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....