BPBD Waspadai Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Pandeglang
- 18 Apr 2026 21:03 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang mengeluarkan imbauan kewaspadaan bagi masyarakat di sepanjang pesisir selatan menyusul adanya potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem. Berdasarkan koordinasi dengan BMKG, kondisi ini diperkirakan berlangsung mulai 18 April hingga 23 April 2026.
Sekretaris BPBD-PK Pandeglang, Nana Mulyana mengonfirmasi bahwa peringatan dini tersebut mencakup potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter. Wilayah yang menjadi fokus pengawasan utama BPBD-PK meliputi perairan selatan Pandeglang serta Selat Sunda bagian barat, yang saat ini masuk dalam kategori gelombang sedang namun berisiko bagi aktivitas melaut.
"Kondisi ini sudah terpantau sejak 17 April dan diprediksi akan berlangsung hingga 23 April mendatang. Kami meminta masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir seperti Kecamatan Sumur, Cikeusik, dan sekitarnya, untuk benar-benar waspada karena gelombang laut bisa mencapai dua meter lebih," ujar Nana, Sabtu 18 April 2026.
Selain ancaman dari sektor maritim, BPBD juga mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah daratan Pandeglang. Meskipun fokus utama imbauan saat ini adalah pada kenaikan gelombang, menurutnya kewaspadaan terhadap fenomena angin kencang tetap harus dilakukan oleh warga yang tinggal di kawasan terbuka.
Sebagai langkah antisipasi, Nana menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca di lapangan. Ia juga menginstruksikan tim di tingkat kecamatan untuk memberikan edukasi langsung kepada nelayan dan pelaku wisata agar tidak memaksakan aktivitas di laut jika kondisi cuaca memburuk secara tiba-tiba.
"Bagi para nelayan maupun wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan, keselamatan adalah prioritas utama. Mohon selalu perhatikan informasi terkini dan jangan mengabaikan peringatan yang sudah dikeluarkan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Nana.
Hingga saat ini, BPBD-PK Pandeglang tetap menyiagakan personel untuk merespons cepat jika terjadi keadaan darurat akibat dampak cuaca ekstrem tersebut. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun tetap proaktif dalam memantau informasi resmi dari kanal-kanal pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....