Pelanggan Aktif Perumdam Tirtakalimaya 34 Ribu Sambungan

  • 27 Jun 2026 14:58 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirtakalimaya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Lebak. Hingga saat ini, jumlah pelanggan aktif tercatat mencapai sekitar 34 ribu sambungan yang tersebar di enam cabang pelayanan.

Enam cabang pelayanan Perumdam Tirtakalimaya tersebut meliputi Maja, Rangkasbitung, Kawaci, Leuwidamar, Malingping, dan Bayah. Direktur Utama Perumdam Tirtakalimaya, Ni'matullah, di Kalanganyar, Sabtu, 27 Juni 2026 mengatakan, jumlah pelanggan aktif tersebut menjadi bukti bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih terus meningkat dari tahun ke tahun.

Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah pelanggan pasif yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian administrasi maupun pemutusan sambungan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan data pelanggan agar sistem pelayanan menjadi lebih tertib dan akurat.

"Saat ini pelanggan aktif kami mencapai sekitar 34 ribu sambungan. Memang masih ada pelanggan pasif yang sedang kami lakukan proses penyelesaian, termasuk pemutusan sambungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Ni'matullah.

Ia menjelaskan, proses penataan pelanggan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan prosedur dan komunikasi kepada para pelanggan yang bersangkutan. Selain melakukan pembenahan data pelanggan, Perumdam Tirtakalimaya juga terus mencari sumber air baku baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.

Salah satu sumber air yang kini dimanfaatkan berasal dari Waduk Karian. Pemanfaatan air dari Waduk Karian merupakan bentuk kompensasi dari pihak pengelola waduk kepada Perumdam Tirtakalimaya.

Hal itu diberikan karena sejumlah sumber air dan fasilitas pengelolaan air milik Perumdam sebelumnya terdampak bahkan ikut tenggelam akibat pembangunan Waduk Karian. Saat ini, pemanfaatan air dari Waduk Karian mencapai kapasitas sekitar 35 liter per detik.

Debit air tersebut sementara ini dimanfaatkan untuk melayani pelanggan di wilayah Kecamatan Sajira. Ni'matullah berharap kapasitas distribusi dari Waduk Karian ke depan dapat terus ditingkatkan sehingga mampu melayani masyarakat di wilayah Kabupaten Lebak secara lebih luas.

"Harapan kami, ke depan air dari Waduk Karian tidak hanya dimanfaatkan untuk pelanggan di Sajira, tetapi juga dapat melayani pelanggan di wilayah Kabupaten Lebak lainnya sesuai dengan pengembangan jaringan yang dilakukan," ujarnya.

Di sisi lain, Perumdam Tirtakalimaya juga menghadapi tantangan pada musim kemarau yang menyebabkan debit sejumlah sumber air mengalami penurunan. Berkurangnya debit air tersebut berpotensi memengaruhi proses produksi air bersih apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Untuk menjaga pelayanan tetap optimal, Perumdam melakukan berbagai langkah teknis di lapangan. Salah satunya adalah melakukan pembersihan intake atau bangunan pengambilan air secara rutin.

Pembersihan dilakukan terhadap endapan lumpur yang dapat menghambat aliran air menuju instalasi pengolahan. Dengan langkah tersebut, distribusi air kepada pelanggan diharapkan tetap berjalan normal meskipun debit air baku mengalami penurunan akibat cuaca panas.

Ni'matullah menjelaskan sebagian besar sumber air baku Perumdam Tirtakalimaya masih mengandalkan sumber air darat. "Sumber air kami berasal dari sungai-sungai besar yang ada di Kabupaten Lebak. Karena itu, saat musim kemarau kami harus lebih intensif melakukan pembersihan intake agar distribusi air kepada pelanggan tetap terjaga," ucapnya.

Ia menambahkan, Perumdam Tirtakalimaya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jaringan distribusi, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber air yang tersedia agar kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Lebak dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....