Kenali Perubahan Perilaku Orang Ketergantungan Narkoba
- 25 Jun 2026 15:53 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Memahami ciri-ciri pengguna narkoba menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Namun, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah memberikan stigma kepada seseorang hanya berdasarkan penampilan fisik.
Hal tersebut disampaikan oleh Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Banten, Selly Damayanti, saat dihubungi RRI, Kamis, 26 Juni 2026. Ia mengatakan, pengguna narkoba tidak selalu menunjukkan kondisi fisik yang identik seperti yang selama ini banyak digambarkan dalam berbagai kampanye anti narkoba.
“Sebetulnya, anggapan bahwa pengguna narkoba selalu terlihat kurus, tidak terawat, dan memiliki kondisi kesehatan yang buruk tidak sepenuhnya benar. Banyak pengguna narkoba yang masih tampak sehat dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal,” ujarnya.
Hal tersebut dipengaruhi oleh jenis narkoba yang digunakan karena masing-masing memiliki dampak yang berbeda terhadap kondisi tubuh seseorang. Ia menjelaskan, beberapa jenis narkotika seperti sabu atau heroin memang dapat menimbulkan perubahan fisik yang cukup signifikan.
Pengguna sabu misalnya sering mengalami kerusakan pada gigi dan penurunan kondisi kesehatan akibat efek zat yang sangat keras terhadap organ tubuh. Namun, ada pula jenis narkoba lain yang justru membuat penggunanya memiliki nafsu makan tinggi sehingga perubahan fisiknya tidak mudah dikenali.
Karena itu, Selly menilai perubahan perilaku menjadi indikator yang lebih penting untuk diperhatikan. Seseorang yang sebelumnya terbuka dan aktif berinteraksi, kemudian berubah menjadi tertutup, sering menyendiri, atau menunjukkan perilaku yang tidak biasa perlu mendapat perhatian dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Perubahan pola komunikasi dan kebiasaan sehari-hari sering kali menjadi tanda awal yang dapat dikenali oleh orang-orang terdekat. “Kalau kita sudah mengenal orang tersebut dengan baik, biasanya akan terlihat perubahan perilakunya. Misalnya menjadi lebih tertutup, sering berbohong, atau menunjukkan tingkah laku yang dianggap misterius. Itu yang harus diwaspadai,” kata Selly.
Selain perubahan perilaku, masyarakat juga perlu memperhatikan keberadaan barang-barang yang mencurigakan. Barang seperti bong, sendok yang terbakar, korek api, atau alat lain yang biasa digunakan untuk mengonsumsi narkotika dapat menjadi petunjuk awal adanya penyalahgunaan narkoba.
Namun demikian, Selly menegaskan, keberadaan barang tersebut tetap harus dikaji secara menyeluruh sebelum menarik kesimpulan. Untuk memastikan seseorang menggunakan narkoba, tes urine masih menjadi metode yang paling akurat.
“Meski begitu, hasil tes urine juga perlu dianalisis dengan cermat karena beberapa jenis obat medis dapat memengaruhi hasil pemeriksaan. Oleh karena itu, identifikasi pengguna narkoba harus dilakukan secara komprehensif dengan melihat kondisi fisik, perubahan perilaku, lingkungan pergaulan, serta hasil pemeriksaan medis,” ujarnya.
BNN berharap masyarakat lebih peka terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan sekitar sehingga pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....