Literasi Digital Jadi Benteng Pencegahan Narkoba
- 24 Jun 2026 09:51 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi digital sebagai benteng pencegahan penyalahgunaan narkoba. Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Banten, Selly Damayanti, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah pola penyebaran informasi, termasuk modus peredaran narkoba yang kini semakin memanfaatkan ruang digital.
Menurut Selly, pendekatan edukasi yang sebelumnya lebih banyak dilakukan melalui tatap muka kini harus diimbangi dengan pemanfaatan media digital. BNN Provinsi Banten terus berupaya memenuhi ruang digital dengan pesan-pesan positif dan kampanye anti narkoba agar masyarakat, khususnya generasi muda, mendapatkan informasi yang benar terkait bahaya penyalahgunaan narkotika.
Ia menjelaskan, media sosial menjadi sarana yang sangat efektif untuk menjangkau masyarakat luas. Karena itu, BNN tidak hanya melakukan sosialisasi secara langsung, tetapi juga aktif memanfaatkan berbagai platform digital untuk menyebarkan edukasi. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi menyesatkan yang beredar di internet.
“Literasi digital saat ini menjadi perhatian besar. Bagaimana kita membanjiri dunia digital dengan pesan-pesan positif dan pesan anti narkoba yang dapat menambah wawasan masyarakat,” kata Selly saat dialog bersama Programa 1 RRI Banten, Selasa, 23 Juni 2026.
Selly mengungkapkan, tantangan terbesar saat ini adalah munculnya berbagai konten di media sosial yang menampilkan gaya hidup negatif seolah-olah terlihat menarik. Tidak sedikit generasi muda yang menganggap perilaku menyimpang sebagai sesuatu yang keren karena terpapar konten tertentu secara terus-menerus.
“Kondisi digital atau internet saat ini menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku anak-anak serta remaja ya,” ujarnya.
Karena itu, literasi digital tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis. Generasi muda perlu dibekali kemampuan memilah informasi, memahami risiko, serta mengenali berbagai modus yang digunakan pelaku kejahatan narkotika di dunia maya.
BNN Provinsi Banten berharap momentum HANI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Dengan literasi digital yang kuat dan kolaborasi berbagai pihak, generasi muda diharapkan mampu terlindungi dari ancaman penyalahgunaan narkoba yang kini semakin berkembang mengikuti kemajuan teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....