Kenaikan Harga Berbagai Kebutuhan Pokok Tekan Daya Beli Masyarakat
- 24 Jun 2026 13:57 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok dinilai semakin menekan daya beli masyarakat. Kondisi tersebut tidak hanya dirasakan konsumen rumah tangga, tetapi juga berdampak pada aktivitas perdagangan di pasar dan sektor usaha kecil.
Ketua Fakultas Ekonomi Pembangunan (FEB) Untirta Hady Sutjipto, mengatakan kenaikan harga yang terjadi saat ini dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari meningkatnya harga komoditas global, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga ketergantungan terhadap bahan baku impor.
“Fenomena tersebut semakin terasa setelah sejumlah komoditas dunia mengalami kenaikan akibat dinamika geopolitik internasional. Dampaknya merambat pada berbagai kebutuhan masyarakat yang menggunakan bahan baku impor maupun biaya distribusi yang lebih tinggi,” ujarnya dalam program Banten Menyapa bersama RRI Pro 1 Banten, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia mencontohkan komoditas kedelai yang menjadi bahan baku tempe masih didominasi impor. Ketika nilai tukar rupiah melemah dan harga global meningkat, biaya produksi otomatis ikut naik sehingga berdampak pada harga jual di tingkat konsumen.
Di sisi lain, masyarakat harus menyesuaikan pola konsumsi karena pendapatan yang relatif tetap tidak sebanding dengan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut membuat sebagian warga mulai mengurangi jumlah pembelian atau beralih ke produk yang lebih murah. “Ketika masyarakat mengurangi pembelian karena harga-harga meningkat, tentu daya beli menurun dan akhirnya berdampak pada aktivitas perdagangan,” ujarnya.
Hady menjelaskan penurunan daya beli menjadi tantangan serius bagi perekonomian daerah karena dapat mengurangi perputaran uang di masyarakat. Jika berlangsung dalam waktu lama, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pertumbuhan usaha mikro dan sektor perdagangan.
Ia menilai pemerintah perlu terus melakukan pemantauan harga dan menjaga stabilitas pasokan agar gejolak harga tidak semakin membebani masyarakat. Langkah tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan konsumen dan keberlangsungan usaha para pedagang.
Selain itu, masyarakat juga diimbau lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga dengan memprioritaskan kebutuhan pokok. Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, tekanan ekonomi akibat kenaikan harga diharapkan dapat dihadapi secara lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....