KPAIDS Bahas Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan HIV dan AIDS di Lebak
- 24 Jun 2026 07:26 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak – Dalam rangka kolaborasi untuk memperkuat upaya penanggulangan HIV dan AIDS di wilayah Kabupaten Lebak, Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Banten , Selasa, 23 Juni 2026, melakukan audiensi ke Pemkab Lebak. Tim Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Banten yang dipimpin Koordinator Program KPA Provinsi Banten, Muhammad Arif Mulyawan Rizqulloh, diterima langsung Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah diruang kerjanya.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lebak dengan KPA Provinsi Banten. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan HIV dan AIDS menjadi fokus pembahasan.
Pemerintah daerah dan KPA Provinsi Banten sepakat bahwa tantangan penanggulangan HIV dan AIDS memerlukan kerja sama yang kuat dari berbagai pihak. Muhammad Arif Mulyawan Rizqulloh menyampaikan sejumlah program yang telah berjalan serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan. Upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi yang menyasar seluruh lapisan masyarakat.
Selain edukasi, deteksi dini juga menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka penyebaran HIV dan AIDS. Ia menjelaskan akses terhadap layanan kesehatan perlu terus diperluas agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang memadai.
Muhammad Arif menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam mendukung program penanggulangan HIV dan AIDS. Pihaknya berharap sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dan masyarakat dapat semakin diperkuat.
"Kami terus mendorong penguatan edukasi, deteksi dini, serta pendampingan kepada masyarakat agar upaya penanggulangan HIV dan AIDS dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh seluruh kelompok sasaran," ujar Muhammad Arif. Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada lembaga tertentu, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap isu kesehatan masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan koordinasi yang dilakukan KPA Provinsi Banten.
Ia menilai audiensi tersebut merupakan langkah positif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Amir Hamzah menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lebak memiliki komitmen kuat dalam mendukung berbagai program penanggulangan HIV dan AIDS.
Upaya pencegahan harus dilakukan secara terencana, terukur, dan berkesinambungan. "Pemerintah Kabupaten Lebak siap mendukung program-program yang dilaksanakan KPA Provinsi Banten sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat pencegahan, serta memberikan perlindungan dan pelayanan yang optimal kepada masyarakat," kata Amir Hamzah.
Ia menegaskan, persoalan HIV dan AIDS merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh pihak. "Penanggulangan HIV dan AIDS membutuhkan kerja sama dan keterlibatan semua pihak. Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin berbagai program yang dijalankan akan memberikan hasil yang lebih maksimal," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak juga membahas peluang penguatan program sosialisasi hingga tingkat desa dan kecamatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan HIV dan AIDS serta mengurangi stigma terhadap penyintas.
Audiensi berlangsung produktif dengan berbagai masukan dan gagasan yang dapat menjadi dasar penguatan program ke depan. Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lebak dan KPA Provinsi Banten semakin erat sehingga program penanggulangan HIV dan AIDS dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....