Piala Dunia Dongkrak Omzet Pedagang Jersey hingga 50 Persen

  • 23 Jun 2026 13:25 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Momen Piala Dunia 2026 menjadi periode paling ramai bagi pedagang jersey di Kota Serang. Penjualan di sejumlah toko perlengkapan olahraga tercatat meningkat hingga 50 persen dibandingkan kondisi normal sebelum turnamen berlangsung.

Lonjakan terjadi di toko Kelvin Sport di Jalan Kitapa, Kota Serang, sejak awal turnamen bergulir. Permintaan jersey terus bergerak naik, terutama saat pertandingan tim-tim unggulan seperti Argentina, Portugal, Inggris, Spanyol, Belanda, hingga Qatar menjadi sorotan penonton.

Owner Kelvin Sport, Veradita, mengatakan peningkatan sudah terasa bahkan sejak beberapa minggu sebelum Piala Dunia dimulai. Ia menyebut tren pembelian sudah mulai bergerak sejak fase persiapan pertandingan dan semakin meningkat saat laga berlangsung.

“Alhamdulillah meningkat. Yang paling banyak dicari Argentina, Spanyol, Inggris, Belanda, Portugal, sama Qatar juga ada yang cari,” kata Veradita, Selasa 23 Juni 2026.

Menurutnya, penjualan jersey jenis player issue menjadi yang paling dominan. Produk ini merupakan jersey yang menyerupai versi pemain di lapangan dan paling banyak diburu saat momen turnamen besar seperti Piala Dunia.

Veradita mengaku sudah menyiapkan stok sejak dua bulan sebelum turnamen dimulai. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang kerap terjadi pada momentum sepak bola dunia.

Dari sisi harga, terjadi kenaikan cukup signifikan. Sebelum Piala Dunia, jersey dijual di kisaran Rp120 ribu hingga Rp180 ribu per potong. Namun saat permintaan meningkat, harga naik menjadi Rp300 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung jenis dan tim yang diminati. “Kalau jersey pemain kenaikannya hampir 80 persen. Tapi penjualannya juga ikut naik,” ujarnya.

Kenaikan permintaan tersebut berdampak langsung pada omzet usaha. Veradita menyebut, rata-rata pendapatan meningkat sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa sebelum Piala Dunia berlangsung.

Dalam kondisi ramai, omzet harian bisa mencapai sekitar Rp1,5 juta, sementara pada kondisi normal berada di bawah angka tersebut. Perputaran barang juga lebih cepat karena tingginya minat pembeli.

Kelvin Sport yang telah beroperasi sejak 2011 tidak hanya melayani pembeli lokal. Sejumlah pelanggan juga datang dari luar daerah bahkan luar negeri, serta melakukan pemesanan melalui sistem uang muka untuk memastikan transaksi berjalan.

Meski harga dan permintaan meningkat, Veradita memilih menjaga harga tetap kompetitif dengan margin keuntungan yang tidak terlalu besar. Menurutnya, perputaran barang menjadi kunci utama keberlangsungan usaha di tengah persaingan. “Yang penting barang berputar. Untung sedikit tidak apa-apa, yang penting jalan terus,” katanya.

Momen Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pemicu meningkatnya minat masyarakat terhadap jersey, tidak hanya tim besar tetapi juga negara peserta yang sedang berlaga. Peningkatan penjualan ini diperkirakan masih akan berlangsung selama turnamen berjalan, terutama ketika tim-tim favorit terus melaju ke fase berikutnya dan menjaga euforia masyarakat pecinta sepak bola.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....