Mantan Wali Kota Serang Syafrudin Wafat, Dikenang Sebagai Pemimpin Bersahaja

  • 23 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kabar duka menyelimuti Ibu Kota Provinsi Banten, Kota Serang. Mantan Wali Kota Serang periode 2018–2023, Syafrudin, meninggal dunia pada Selasa, 23 Juni 2026 setelah kondisi kesehatannya mendadak drop pasca-perawatan di rumah sakit.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di kediamannya menjelang waktu subuh. Pihak keluarga menyebutkan, dua hari lalu Syafrudin sebenarnya sudah diperbolehkan pulang oleh tim medis untuk pemulihan di rumah. Namun, kondisi fisiknya tiba-tiba menurun drastis setelah mengalami batuk hebat yang disertai keluarnya darah.

Wali Kota Serang saat ini, Budi Rustandi, langsung datang melayat ke rumah duka. Budi mengenang almarhum sebagai sosok senior sekaligus sahabat diskusi yang hangat saat keduanya bersinergi membangun daerah, terutama ketika Budi masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Serang.

“Saya turut berduka cita. Beliau sahabat sekaligus orang tua senior dalam kepemimpinan. Nasihat sederhana yang paling saya ingat, beliau pernah berkata, ‘Pak Ketua, kalau pagi jangan lupa minum air putih hangat sambil ketawa-ketawa’. Nasihat itu masih saya ingat sampai sekarang,” kata Budi mengenang.

Menurut Budi, almarhum merupakan pemimpin yang banyak memberikan masukan dan pandangan dalam pembangunan Kota Serang. Sejumlah gagasan yang pernah didiskusikan bersama masih menjadi bagian dari program pembangunan daerah hingga saat ini.

“Setiap kali membahas program-program pembangunan, ada banyak pemikiran dan cerita beliau. Yang hari ini saya laksanakan juga merupakan bagian dari gagasan beliau untuk kemajuan Kota Serang,” ujarnya.

Kehilangan mendalam juga dirasakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin. Di mata birokrat, Syafrudin adalah teladan nyata seorang abdi negara yang meniti karier benar-benar dari bawah, mulai dari lurah, camat, kepala dinas, hingga akhirnya sukses memenangkan urusan politik menjadi wali kota.

Selain dikenal bersahaja karena rajin menghadiri hajatan maupun takziah warga tanpa pandang bulu, Syafrudin juga dinilai sebagai politisi yang berjiwa besar.

“Beliau orang yang konsekuen. Saat pemilihan dan hasilnya tidak sesuai harapan, beliau tetap mengucapkan selamat kepada pemenang. Itu menjadi contoh terbaik bagi birokrasi dan para politisi,” ucap Nanang.

Sebelum menjabat Wali Kota Serang, Syafrudin meniti karier panjang di lingkungan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Lurah Banjarsari, Camat Kasemen dan Cipocok Jaya, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, sebelum akhirnya terpilih sebagai Wali Kota Serang pada 2018.

Jenazah almarhum Syafrudin rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang. Lokasi tersebut dipilih agar keluarga, kerabat, rekan sejawat, dan masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....