Wali Kota Serang Sebut Dukungan BWA Bantu Kurangi Buta Aksara Al-Qur’an
- 29 Apr 2026 23:36 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Dukungan puluhan ribu mushaf Al-Qur’an dari Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) untuk Program Serang Mengaji membantu kelancaran kegiatan belajar mengaji dan pemenuhan sarana pembelajaran. Pemerintah Kota Serang mengapresiasi kontribusi tersebut karena ikut mendorong peningkatan kemampuan baca Al-Qur’an siswa SD dan SMP yang kini telah menembus angka 97 persen.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, bantuan mushaf Al-Qur’an itu disalurkan untuk mendukung kegiatan belajar mengaji di lingkungan masyarakat maupun sekolah.
“Terima kasih kepada Badan Wakaf Al-Qur'an yang sudah membantu Pemerintah Kota Serang melalui Satgas Serang Mengaji,” kata Budi Rustandi, Rabu, 29 April 2026.
Menurut dia, kontribusi BWA cukup besar karena telah membantu penyediaan Al-Qur’an dalam jumlah banyak untuk kebutuhan warga Kota Serang.
“Badan Wakaf Al-Qur'an sudah banyak membantu memberikan Al-Qur'an puluhan ribu dan semoga ini menjadi manfaat bagi anak-anak Kota Serang,” ujarnya.
Ia menilai bantuan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengurangi buta aksara Al-Qur’an, terutama di kalangan usia sekolah.
Program Serang Mengaji juga menjadi salah satu agenda pembangunan sumber daya manusia yang dijalankan Pemkot Serang bersama Wakil Wali Kota Agis Aulia.
“Program Budi Agis ini sangat penting. Karena ini untuk anak-anak kita dari dini,” ucapnya.
Budi berharap sinergi dengan Badan Wakaf Al-Qur’an dapat terus berlanjut dan diperluas ke bidang lain yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga Badan Wakaf bisa bantu dari sektor lain. Terima kasih,” katanya.
Saat ini Program Serang Mengaji menunjukkan perkembangan signifikan. Tingkat literasi Al-Qur’an siswa SD dan SMP di Kota Serang kini menembus angka 90 persen lebih.
Menurut Budi, saat program mulai dijalankan, kemampuan baca Al-Qur’an siswa SD berada di angka 87 persen, sedangkan SMP 86 persen. Pada Februari 2026, capaian meningkat menjadi 89 persen untuk SD dan 95 persen untuk SMP.
“Per Maret sampai April 2026, SD sudah 90,53 persen dan SMP 97,12 persen. Ini peningkatannya luar biasa, mudah-mudahan tahun ini bisa selesai,” ujar Budi.
Ia menilai capaian tersebut tidak mudah diraih karena program itu membutuhkan dukungan sarana belajar, terutama pengadaan Al-Qur’an dan buku mengaji bagi siswa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....