Bank Sampah Jadi Solusi Atasi Sampah Kota
- 19 Jun 2026 08:06 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Forum Bank Sampah dan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle) Kota Serang menegaskan pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi salah satu solusi penting untuk mengurangi persoalan sampah yang terus meningkat di Kota Serang. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari rumah tangga.
Wakil Ketua Forum Bank Sampah dan TPS3R Kota Serang, Nana Heryatna, mengatakan volume sampah rumah tangga di Kota Serang masih tergolong tinggi. Dalam satu lingkungan RW, timbulan sampah dapat mencapai tiga hingga lima meter kubik per hari yang kemudian diangkut menuju tempat penampungan sementara.
"Kondisi tersebut membutuhkan perhatian seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Jika tidak dikelola sejak dari sumbernya, sampah akan terus menumpuk dan berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih besar," ujar Nana dalam program Ngobras bersama RRI Pro 1 Banten, Kamis, 18 Juni 2026.
Ia mencontohkan temuan tumpukan sampah di Sungai Cibanten yang didominasi sampah plastik dan residu. Kondisi itu menunjukkan masih adanya kebiasaan membuang sampah secara sembarangan yang perlu segera diubah.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forum Bank Sampah dan TPS3R Kota Serang, Ferry Kusumaharja, menilai penyelesaian persoalan sampah harus dimulai dari tingkat rumah tangga. Menurutnya, setiap rumah tangga rata-rata menghasilkan sekitar 0,6 kilogram sampah per hari sehingga pemilahan menjadi langkah awal yang sangat penting.
Forum Bank Sampah Kota Serang saat ini terus melakukan edukasi kepada masyarakat, sekolah, dan berbagai komunitas untuk membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir.
“Karena itu kami mempunyai tujuan untuk bisa membereskan sampah di setiap lingkungan khususnya di Kota Serang,” ujar Ferry.
Data Forum Bank Sampah dan TPS3R Kota Serang mencatat sedikitnya 119 bank sampah telah terbentuk dan aktif di enam kecamatan. Keberadaan bank sampah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan sampah sekaligus mengurangi ketergantungan pada fasilitas pembuangan akhir yang kapasitasnya semakin terbatas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....