Kawasan Sayar dan Curug Blank Spot, DPRD Kota Serang Plototi SPMB Manual
- 18 Jun 2026 08:57 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Sistem penerimaan siswa baru secara daring (online) ternyata belum menyentuh seluruh wilayah di Ibu Kota Provinsi Banten. Pada Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini, masih ada dua Sekolah Satu Atap (Satap) di Kota Serang yang terpaksa melayani pendaftaran secara manual memakai kertas fisik karena terkendala masalah sinyal alias blank spot.
Kedua sekolah tersebut berada di kawasan Sayar (Kecamatan Taktakan) dan di Kecamatan Curug. Kondisi ini pun langsung memantik respons dari kalangan legislatif yang khawatir sistem manual tersebut rawan disusupi praktik curang.
Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Tb. Udra Sengsana, membenarkan kendala infrastruktur tersebut dan mengaku sudah menyiapkan skenario pengawasan khusus agar prosesnya tetap transparan.
"Yang manual itu sekolah satu atap dengan SD di Sayar dan di Curug. Informasinya karena keterbatasan akses jaringan sehingga belum bisa menggunakan sistem online," kata Udra, Kamis, 18 Juni 2026.
Untuk mengawal pendaftaran di sekolah rawan sinyal itu, internal Komisi II kini tengah menggodok pola pengamanan di lapangan. Dewan tidak ingin celah manual ini dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan kongkalikong kuota bangku sekolah.
"Nanti akan kami bahas dalam rapat internal komisi terkait pola pengawasannya. Apakah perlu dilakukan sidak (inspeksi mendadak) atau menempatkan petugas untuk memantau langsung," lanjut Udra.
Meski dua sekolah blank spot tadi jadi prioritas radar, Udra menegaskan pengawasan juga berlaku ketat untuk sekolah-sekolah yang sudah menerapkan sistem digital. Langkah ini krusial demi menyapu bersih praktik titip-menitip siswa baru yang kerap dikeluhkan masyarakat setiap tahunnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....