Refleksi Muharam Perkuat Kerukunan Umat

  • 16 Jun 2026 18:57 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dinilai tidak hanya sebagai pergantian kalender, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lebak, Haerudin mengatakan, makna Muharam erat kaitannya dengan hijrah atau perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Menurutnya, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan pola pikir, sikap, dan perilaku.

"Refleksi itu sebagai muhasabah atau evaluasi diri. Kalau kita belum menjadi pribadi yang baik, maka Muharam menjadi momentum untuk berhijrah menuju yang lebih baik," kata Haerudin dalam program Banten Menyapa RRI PRO 1 Banten, Selasa, 16 Juni 2026.

Ia menjelaskan, semangat hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah membawa pesan penting tentang perdamaian dan kehidupan yang harmonis. Salah satu contohnya adalah lahirnya Piagam Madinah yang menjadi dasar hidup berdampingan antarumat beragama.

Menurut Haerudin, nilai tersebut masih relevan diterapkan di Indonesia yang memiliki keberagaman agama, suku, dan budaya. Masyarakat diajak untuk memperkuat hubungan sosial, termasuk dengan tetangga yang berbeda keyakinan.

"Dulu mungkin jarang menyapa tetangga yang berbeda agama. Sekarang ubah, tegur dan sapa mereka. Itulah salah satu bentuk hijrah yang bisa kita lakukan," ujarnya.

Ia menambahkan, kerukunan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial dan pembangunan bangsa. Karena itu, masyarakat perlu terus membangun sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan. Haerudin berharap semangat Muharam dapat menjadi titik awal memperkuat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....