Integritas Petugas Sensus Jadi Acuan Strategi Investasi

  • 12 Jun 2026 07:01 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang menekankan pentingnya faktor kejujuran dan profesionalisme bagi seluruh jajaran enumerator selama menjalankan proses pencatatan aset usaha warga. Validitas basis data yang dikumpulkan secara faktual diklaim menjadi parameter vital bagi masuknya penanaman modal dari korporasi luar daerah.

Kepala BPS Kabupaten Pandeglang, Achmad Widiyanto, mengajak seluruh petugas lapangan untuk menjunjung tinggi nilai integritas dan bertanggung jawab penuh terhadap keaslian dokumen. Hasil akhir dari kompilasi Sensus Ekonomi 2026 diproyeksikannya menjadi kompas utama bagi para investor dalam menakar karakteristik pasar lokal nantinya.

"Saya berharap seluruh petugas dapat menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta memastikan setiap data yang dikumpulkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya, Kamis 11 Juni 2026.

Ia menilai k etepatan data sensus akan mengeliminasi risiko ketidakpastian iklim usaha yang sering kali menjadi hambatan utama ekspansi bisnis skala nasional. Achmad menyebut para pelaku industri membutuhkan kepastian mengenai struktur potensi ekonomi daerah sebelum menanamkan modal jangka panjang.

Sektor penunjang seperti pertanian, pariwisata, dan industri jasa komersial saat ini disebutnya memerlukan pemetaan zonasi yang riil serta komprehensif. Selain itu, kebijakan pembangunan ekonomi yang dirancang pemerintah daerah dikatakannya sangat bergantung pada potret riil yang dihasilkan oleh para petugas.

Komunikasi yang santun dan persuasif terus ditekankannya kepada petugas saat berhadapan dengan para pemilik tempat usaha guna menghindari penolakan informasi. Jaminan kerahasiaan data individu dilindungi undang-undang sehingga masyarakat tidak perlu ragu memberikan jawaban sejujurnya.

"Data ini juga akan menjadi referensi penting bagi investor dan pelaku usaha dalam menentukan strategi investasi sesuai karakteristik perekonomian kabupaten Pandeglang. Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya diharapkan menjadi landasan penting," ucapnya.

Akurasi angka statistik dari sensus sepuluh tahunan ini nantinya bertindak sebagai landasan perumusan insentif fiskal daerah. Kesalahan input data harian dipandangnya akan merugikan perencanaan pembangunan tata ruang ekonomi Pandeglang di masa depan.

BPS optimistis kualitas kinerja petugas yang berdedikasi tinggi mampu melahirkan produk data primer yang memiliki akuntabilitas tinggi. Keberhasilan pengumpulan klaster modal ini akan menjadi modal dasar penguatan daya saing daerah di tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....