Pemkot Serang Siapkan Penataan Simpang Ciracas, Anggaran Capai Rp4 Miliar

  • 01 Jun 2026 07:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan melakukan oenataan simpang sebidang untuk mengurangi antrean kendaraan yang kerap terjadi di jalur Lingkar Selatan Ciracas, terutama pada pagi dan sore hari.

Selain memperlancar arus lalu lintas, proyek tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menata kawasan persimpangan agar lebih tertib.

Pemkot memperkirakan kebutuhan anggaran pembangunan simpang sebidang di kawasan Ciracas mencapai Rp4 miliar untuk satu titik. Biaya tersebut mencakup pembangunan fisik hingga pembebasan lahan di sejumlah persimpangan padat kendaraan di jalur Lingkar Selatan.

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, saat ini pemerintah masih mematangkan pembahasan pendanaan sebelum proyek masuk tahap pelaksanaan. Salah satu skema yang dibahas yakni dukungan pembangunan infrastruktur jalan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Sauhbahtera Samudera.

“Kurang lebih Rp4 miliar untuk satu titik, termasuk pembebasan lahan,” kata Iwan, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut dia, pembangunan simpang sebidang tidak bisa hanya ditangani pemerintah kota karena beberapa titik berada di ruas jalan yang bersinggungan dengan kewenangan nasional dan provinsi.

“Itu ada yang bersinggungan antara jalan nasional dengan jalan provinsi. Jadi nanti akan duduk bersama untuk menentukan siapa mengerjakan apa,” ujarnya.

DPUPR mencatat terdapat tiga titik yang masuk rencana pembangunan simpang sebidang, yakni Jalan Cadika-Sayar tepat di persimpangan Gedung Pramuka, simpang Pariskian di kawasan Simpang Lima Ciracas, serta wilayah Lontar Sumur Bor.

Menurut Iwan, pembahasan proyek saat ini masih difokuskan pada sinkronisasi pendanaan dan koordinasi antarinstansi. Pemerintah daerah juga masih menunggu perkembangan pembahasan CSR sebelum menentukan tahapan pelaksanaan proyek.

Meski kajian teknis dan perencanaan awal telah disusun, pelaksanaan pembangunan belum dipastikan dimulai tahun ini maupun tahun depan.

“Untuk tahun ini atau tahun depan belum bisa dipastikan,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....