Flyover Unyur Dibangun untuk Atasi Kemacetan di Terowongan Trondol

  • 20 Mei 2026 22:16 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota Serang bersama Pemerintah Provinsi Banten mulai membangun flyover di kawasan Unyur sebagai solusi mengurai kepadatan lalu lintas di Terowongan Trondol. Proyek tersebut dilakukan karena izin operasional perlintasan sebidang di kawasan frontage Unyur akan segera berakhir tahun ini.

Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Serang, Indra Kurniawan, mengatakan pembangunan flyover menjadi langkah mendesak agar akses masyarakat tetap tersedia. Menurutnya, tanpa pembangunan flyover masyarakat hanya akan bergantung pada Terowongan Trondol.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat masih menggunakan jalur frontage yang melintasi rel kereta api di kawasan Unyur. Namun apabila flyover tidak dibangun tahun ini, akses tersebut terancam ditutup karena izin operasional perlintasan sementara telah habis masa berlakunya.

Indra mengatakan, kondisi tersebut akan memperparah kemacetan di Kota Serang karena seluruh kendaraan akan bertumpu pada satu jalur utama. Karena itu, pembangunan flyover dinilai penting untuk membagi arus kendaraan menuju Serang Timur maupun Serang Barat.

“Kalau pemerintah Kota Serang tidak membangun flyover tahun ini, akses perlintasan sementara itu akan ditutup sehingga masyarakat hanya bergantung pada Terowongan Trondol,” kata Indra dalam program SANKSI bersama RRI Pro 1 Banten, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurutnya, pembangunan flyover juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong penghapusan perlintasan sebidang. Langkah itu dilakukan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api.

“Pemerintah pusat menginstruksikan agar perlintasan sebidang dibangun menjadi tidak sebidang supaya potensi kecelakaan bisa dihilangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama akses frontage ditutup kemacetan di Terowongan Trondol meningkat terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Karena itu, masyarakat diminta mengikuti arahan petugas dan berangkat lebih awal untuk mengurangi kepadatan kendaraan.

“Kami mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....