Pemkab Lebak Matangkan Lahan Huntap Korban Banjir
- 09 Mei 2026 15:34 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus mematangkan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang di Kecamatan Lebakgedong. Proyek tersebut disiapkan untuk 221 kepala keluarga (KK) yang hingga kini masih menempati hunian sementara (huntara).
Pembangunan huntap itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat pemulihan pascabencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Lahan seluas 5,4 hektare kini tengah dalam tahap penyempurnaan agar siap dibangun.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Lebak, Iwan Sutikno di Rangkasbitung mengatakan, proses pematangan lahan masih terus berjalan. Menurutnya, sejumlah pekerjaan tambahan perlu dilakukan agar lokasi benar-benar aman dan layak ditempati.
“Lahan yang akan digunakan untuk pembangunan huntap saat ini masih dalam tahap penyempurnaan dan pematangan,” kata Iwan, Sabtu, 8 Mei 2026.
Ia menjelaskan, Pemkab Lebak sebelumnya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk proses pematangan lahan tersebut. Namun dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah menilai masih diperlukan tambahan pekerjaan infrastruktur pendukung. .
“Anggaran yang sudah disiapkan memang cukup besar, tetapi ada beberapa kebutuhan tambahan yang dinilai sangat penting untuk menunjang keamanan dan kesiapan lahan,” ujarnya.
Salah satu pekerjaan tambahan yang kini diprioritaskan adalah pembangunan tembok penahan tanah (TPT). Infrastruktur itu dianggap penting untuk mencegah potensi longsor di kawasan huntap. .
“Kami harus membangun TPT agar kondisi lahan benar-benar aman sebelum pembangunan rumah dilakukan,” ucap Iwan. Selain fokus pada kesiapan lahan, Pemkab Lebak juga mulai menyiapkan sarana dan prasarana pendukung permukiman.
Pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat nantinya dapat terpenuhi dengan baik. Iwan menyebutkan, jaringan listrik di kawasan huntap dipastikan tidak akan mengalami kendala. Pemkab Lebak juga telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN terkait penataan jaringan di lokasi tersebut.
“Untuk kebutuhan listrik, kami sudah berkoordinasi dengan PLN dan secara umum tidak ada hambatan,” katanya.
Tidak hanya listrik, penyediaan air bersih juga dipastikan menjadi perhatian pemerintah daerah. Infrastruktur pendukung itu disiapkan agar warga dapat segera menempati huntap dengan nyaman setelah pembangunan selesai.
Pembangunan akses jalan menuju lokasi huntap masih menunggu proses pelaksanaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Jalan tersebut dinilai penting untuk menunjang mobilitas warga maupun distribusi material pembangunan.
"Kami masih menunggu pembangunan akses jalan dari Pemprov Banten karena itu menjadi kewenangan provinsi,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, komunikasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten terus dilakukan guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Pemkab berharap pembangunan jalan dapat segera direalisasikan.
“Kami berharap seluruh tahapan dan persyaratan pembangunan huntap ini dapat berjalan lancar sehingga pembangunan dari Kementerian PKP bisa segera dimulai dan masyarakat segera memiliki tempat tinggal yang permanen,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....