Banjir dan Longsor Terjang Lima Kecamatan di Lebak

  • 17 Mei 2026 02:30 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, Banten, Jumat, 15 Mei 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat sedikitnya lima kecamatan terdampak akibat cuaca ekstrem yang berlangsung selama beberapa jam.

Lima kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Cigemblong, Cipanas, Sajira, Leuwidamar, dan Muncang. Bencana tersebut tersebar di 11 desa yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak Sukanta mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terkait dampak bencana di lapangan. “Kita sampai hari ini masih melakukan pendataan, namun bencana alam itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka,” kata Sukanta, Sabtu, 16 Mei 2026.

Menurut dia, hujan deras mulai mengguyur wilayah Lebak pada Jumat sekitar pukul 13.30 WIB hingga 18.00 WIB. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga.

Beberapa sungai yang meluap di antaranya Sungai Peucangpari, Sungai Cimaur, Sungai Cibeurih, Sungai Cilaki, Sungai Ciminyak, dan Sungai Cisimeut. Luapan air sungai tersebut menyebabkan banjir di sejumlah desa serta memicu terjadinya tanah longsor di beberapa titik.

BPBD mencatat sebanyak 37 rumah warga terdampak akibat banjir dan longsor tersebut. Selain rumah warga, satu unit pondok pesantren dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.

Satu unit mushola juga terendam banjir sehingga aktivitas ibadah warga sempat terganggu. Kerusakan infrastruktur turut terjadi akibat derasnya arus air dan longsoran tanah di wilayah terdampak.

Dua unit jembatan dan jalan usaha tani dilaporkan roboh akibat terjangan banjir. Selain itu, satu bangunan bronjong mengalami kerusakan dan satu tembok penahan tanah (TPT) roboh.

BPBD juga mencatat saluran irigasi ambruk dan jalan paving blok sepanjang sekitar 10 meter mengalami kerusakan. Turap jalan desa sepanjang 20 meter ikut rusak akibat derasnya luapan air sungai.

Tidak hanya permukiman dan infrastruktur, banjir juga merendam lahan persawahan warga seluas sekitar 50 hektare. “Kami minta warga agar tetap waspada banjir dan longsor susulan, karena curah hujan masih berpeluang dalam beberapa hari ke depan,” ujar Sukanta.

Saat ini BPBD Kabupaten Lebak terus berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan desa serta menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako dan 37 terpal bagi warga terdampak bencana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....