Izin Perlintasan Frontage Unyur Berakhir Tahun Ini
- 14 Mei 2026 10:31 WIB
- Banten
RRi.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mempercepat pembangunan flyover di Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang. Hal ini menyusul izin pemanfaatan perlintasan sebidang sementara di kawasan tersebut yang segera berakhir pada tahun ini.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan, pembangunan flyover Unyur menjadi kebutuhan mendesak karena jalur tersebut berpotensi ditutup apabila tidak segera dibangun permanen.
“Jalan ini sudah hampir habis izinnya dan kalau tidak segera dibangun akan ditutup oleh Kemenhub atau KAI. Alhamdulillah sekarang bisa terealisasi berkat bantuan Pak Gubernur Andra Soni,” ujar Budi, Kamis, 14 Mei 2026.
Menurutnya, flyover Unyur nantinya menjadi jalur alternatif untuk membantu mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan Trondol yang selama ini dikenal rawan kemacetan, terutama pada jam sibuk.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan secara bertahap karena membutuhkan proses panjang dan dukungan anggaran besar. Selain flyover Unyur, Pemkot juga menyiapkan pembangunan flyover Trondol-Kaligandu sebagai penanganan lanjutan kemacetan di jalur utama Kota Serang.
“Estimasi pembebasan lahannya hampir Rp87 miliar dan pembangunan flyover sekitar Rp220 miliar,” katanya.
Saat ini, Pemkot Serang bersama Pemerintah Provinsi Banten mulai menyiapkan tahapan pembangunan, mulai dari penetapan lokasi hingga proses pembebasan lahan. Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait dukungan pembangunan flyover tersebut.
“Insyaallah akan dibangun, tetapi memang tidak bisa secepat membalikkan telapak tangan karena prosesnya cukup panjang,” ujar Budi.
Sebagai penanganan sementara di kawasan Trondol, Pemerintah Provinsi Banten dijadwalkan melakukan betonisasi jalan sepanjang sekitar satu kilometer pada Oktober 2026. Sementara Pemerintah Kota Serang akan melanjutkan perbaikan pada sejumlah titik jalan lain yang masih membutuhkan penanganan.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang, Dul Barid mengatakan, flyover Unyur diprioritaskan karena berkaitan langsung dengan izin operasional perlintasan sebidang sementara yang akan berakhir tahun ini. Apabila pembangunan tidak segera dilakukan, penutupan jalur dapat mengganggu mobilitas masyarakat di kawasan Unyur dan sekitarnya.
“Perlintasan di Unyur masih menggunakan perlintasan sebidang sementara dan izin operasionalnya akan berakhir tahun ini. Kalau tidak segera dibangun flyover, ada potensi perlintasan ditutup sehingga akses masyarakat terganggu,” kata Dul Barid.
Ia menambahkan, pembangunan flyover Unyur juga disiapkan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Trondol. Setelah proyek tersebut selesai, pemerintah juga menyiapkan pembangunan flyover Trondol-Kaligandu sebagai tahap lanjutan penanganan kemacetan di Kota Serang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....