Pemkot Serang Tutup Jalan Frontage Unyur-Kaligandu Lima Bulan Kedepan

  • 11 Mei 2026 12:47 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menutup ruas Jalan Frontage Unyur-Kaligandu mulai tanggal 10 Mei 2026. Penutupan ini dilakukan seiring dimulainya pembangunan flyover rel kereta api Unyur. Penutupan dilakukan untuk mendukung kelancaran proses konstruksi sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi meminta masyarakat tidak memaksakan diri melintasi area proyek selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, pembangunan flyover dilakukan sebagai upaya mewujudkan sistem transportasi yang lebih lancar dan mengurangi kemacetan di masa mendatang.

“Saya menginstruksikan dan mengimbau seluruh warga untuk memperhatikan poin-poin berikut. Mulai tanggal 15 Mei 2026, ruas jalan BIP Kidemang akan ditutup total bagi kendaraan umum,” kata Budi dalam keterangannya kepada RRI, Senin, 11 Mei 2026.

Pemkot Serang juga mengarahkan masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif selama penutupan berlangsung. Pengendara diminta mengalihkan perjalanan melalui rute BIP, TBL (Taman Banten Lestari) via Perumahan Taman Mutiara Indah maupun jalur alternatif lainnya yang telah disiapkan.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Serang akan menyiagakan petugas selama 24 jam di sejumlah titik rawan kepadatan lalu lintas. Pengawasan dilakukan guna memastikan arus kendaraan tetap berjalan lancar di sekitar jalur pengalihan. Budi turut mengimbau warga Kota Serang agar berangkat lebih awal untuk menghindari penumpukan kendaraan, terutama di area terowongan dan titik temu jalur alternatif.

Ia juga meminta masyarakat membantu menyebarluaskan informasi penutupan jalan kepada tamu maupun kerabat yang hendak berkunjung ke wilayah terdampak. “Saya memahami bahwa proses pembangunan ini akan menimbulkan ketidaknyamanan dalam perjalanan sehari-hari. Namun, mari kita bersabar sejenak demi infrastruktur yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya.

Proyek sepanjang 280-400 meter dengan lebar 9 meter ini didanai oleh APBD Provinsi Banten senilai Rp23-25 miliar dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar lima bulan. Proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kepadatan serta meningkatkan keselamatan di kawasan perlintasan sebidang Unyur–Kaligandu.

Selain mengurangi kemacetan, flyover ini juga diharapkan dapat memperlancar akses transportasi hasil pertanian dari wilayah Kasemen menuju pusat Kota Serang. Dengan akses yang lebih lancar, distribusi hasil pertanian diperkirakan akan menjadi lebih cepat dan efisien.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....