Presiden Salurkan 9 Sapi Jumbo untuk Provinsi Banten
- 12 Mei 2026 08:52 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Presiden Prabowo Subianto di jadwalkan akan memberikan Bantuan Masyarakat (Banmas) berupa sapi sebanyak 9 ekor ke provinsi Banten. Sembilan sapi seberat masing-masing lebih dari 1 ton itu akan didistribusikan ke Kabupaten/ Kota dan 1 ekor sisanya untuk di Provinsi Banten.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir mengungkapkan sapi Banmas dari Presiden di menjadi program rutin tahunan ke daerah. Pada tahun ini, Banten mendapatkan kuota 9 ekor sapi.
"Tim teknis terus mematangkan rencana Banmas pak Presiden. Tim dari Setneg terus komunikasi dengan tim di daerah," ucap Nasir, 12 Mei 2026
Berdasarkan informasi, Distan Banten telah memilih sejumlah peternak lokal yang sapinya bisa dijadikan bantuan presiden. Sejumlah petani merupakan peternak lokal yang memiliki sapi sesuai kriteria.
"Ada dari Pandeglang, Lebak, Serang dan Tangerang Raya. Dari empat wilayah ini sudah diidentifikasi juga jenis sapi yang dipilih untuk Banmas," ucap Nasir.
Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nano Heriyano menyampaikan sapi Banmas Presiden akan didistribusikan langsung ke masjid di sejumlah Kabupaten/ Kota. Meski diakui Distan belum menerima nama masjid yang ditunjuk oleh daerah masing-masing. "Kalau untuk Provinsi biasanya di Masjid Raya Al Bantani," ucap Nano.
Sedangkan dalam memilih sapi Banmas, pihaknya telah menentukan sejumlah persyaratan sapi yang dianggap memenuhi kriteria. Untuk sapinya Banmas itu biasanya jenis Peranakan Ongole (PO), Limousin dan Simental yang bobot beratnya diatas 1000 Kg atau 1 ton," ujarnya.
Adapun persyaratan lainnya adalah dari sisi umur harus sudah 2 tahun. Ciri-ciri sapi yang sudah 2 tahun itu seperti gigi sudah poel atau berganti 2 pasang.
"Tidak cacat seperti anduk tidak patah, mata tidak buta, kaki tidak pincang, tidak memiliki telinga dan ekor yang putus. Kemudian memiliki buah zakar lengkap dua buah dengan bentuk dan letak yang simetris," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....