Lebak Hadapi 12 Potensi Bencana Alam
- 29 Apr 2026 11:22 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Kabupaten Lebak, Banten, tercatat memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat. Hal ini karena Lebak memiliki karakteristik alam yang beragam, mulai dari wilayah pesisir hingga perbukitan. Kondisi tersebut membuat daerah ini rentan terhadap berbagai jenis bencana, termasuk gempa bumi, banjir, dan tanah longsor.
Selain itu, wilayah selatan Lebak berada di kawasan yang dipengaruhi aktivitas sesar aktif yang terhubung dengan Selat Sunda. Kondisi ini meningkatkan potensi terjadinya gempa bumi dan tsunami, terutama di wilayah pesisir selatan. Tidak hanya itu, wilayah utara yang didominasi dataran rendah juga berpotensi mengalami banjir dan genangan. Sementara wilayah perbukitan di bagian selatan rawan terhadap bencana longsor akibat struktur tanah dan batuan yang tidak stabil.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Sukanta menyebut, berdasarkan data BPBD, dari total 14 potensi bencana, sebanyak 12 di antaranya terdapat di Kabupaten Lebak. Hal ini menunjukkan tingginya tingkat risiko bencana yang harus dihadapi masyarakat setempat.
“Dari 14 potensi bencana yang ada, hanya dua yang tidak terdapat di Lebak, yaitu bencana gunung berapi dan bencana industri. Sisanya 12 potensi bencana itu ada di wilayah kami,” ujar Sukanta dalam program siaran Banten Menyapa RRI Pro 1 Banten, Rabu, 29 April 2026.
Sebagai daerah dengan wilayah yang luas dan topografi yang beragam, penyebaran risiko bencana di Kabupaten Lebak tidak merata dan terjadi hampir di seluruh kecamatan. Mulai dari kawasan pesisir selatan yang rawan tsunami, wilayah perbukitan yang rentan longsor, hingga dataran rendah yang berpotensi banjir, menunjukkan bahwa ancaman bencana di Lebak bersifat menyeluruh.
Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh lapisan masyarakat karena potensi bencana dapat terjadi sewaktu-waktu di berbagai wilayah. Dengan tingginya potensi tersebut, pemerintah daerah bersama BPBD terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui pemetaan wilayah rawan dan edukasi kebencanaan guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....