Inspektorat Awasi Penghematan Energi Selama WFH Pandeglang

  • 09 Apr 2026 18:24 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang memperketat pengawasan terhadap target penghematan energi dan efektivitas anggaran selama pemberlakuan kebijakan WFH setiap hari Jumat. Fokus pengawasan tidak hanya menyasar pada kehadiran pegawai, tetapi juga pada sejauh mana kebijakan ini mampu menekan biaya operasional kantor secara signifikan. Data penghematan tersebut nantinya wajib dilaporkan oleh Bupati kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan keberlanjutan program secara nasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat, menyebut efisiensi energi ini akan mencakup penggunaan listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga konsumsi gas di lingkungan dinas. Transformasi ke arah digitalisasi dianggapnya menjadi pendukung utama agar pengurangan aktivitas fisik di gedung pemerintah tidak menghambat produktivitas birokrasi.

Evaluasi mendalam mengenai dampak penghematan ini menurutnya akan dilakukan setiap dua bulan sekali untuk mengukur efektivitas kebijakan terhadap kondisi fiskal daerah. "Ibu Bupati wajib melaporkan sejauh mana penghematan energi terjadi akibat WFH ini. Evaluasi dilakukan per dua bulan untuk melihat seberapa efektif dan efisien kebijakan ini dijalankan oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang," ujar Asep, Kamis 9 April 2026.

Asep mengatakan pemerintah Kabupaten Pandeglang menginstruksikan setiap OPD untuk mencatat penggunaan energi sebelum dan sesudah kebijakan WFH dijalankan. Transparansi data penghematan ini dinilainya krusial karena akan menjadi rapor bagi kesiapan pemerintah daerah dalam mengadopsi sistem kerja yang lebih efisien dan modern.

Selain memantau kinerja individu, menurutnya Pemda akan menilai apakah pengurangan aktivitas di kantor memberikan dampak nyata pada penurunan tagihan utilitas daerah. Pengawasan ini dilakukan tanpa mengurangi standar pelayanan kepada masyarakat yang tetap menjadi prioritas utama meskipun sistem kerja mengalami penyesuaian.

"Kami mengawasi efektivitas dan efisiensi WFH ini agar maksud tujuannya tercapai tanpa mengurangi pelayanan kepada masyarakat. Pelaporan tugas pokok dan fungsi di rumah masing-masing harus benar-benar dilakukan dan dilaporkan pada pimpinan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....