Polda Banten Ungkap Kasus Narkotika, Masyarakat Diiajak Aktif Lapor
- 26 Mar 2026 15:33 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Polda Banten menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di Aula Ditreskrimum Polda Banten, Kamis 26 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba. Sejumlah barang bukti dan hasil pengungkapan turut disampaikan kepada publik. Aparat menegaskan perang terhadap narkotika terus dilakukan secara konsisten.
Kapolda Banten, Hengki, memimpin langsung konferensi pers tersebut di hadapan awak media. Ia menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan. Penindakan dilakukan berdasarkan laporan serta pengembangan informasi yang diterima. Hal ini menunjukkan keseriusan kepolisian dalam menangani kejahatan narkotika.
Dalam keterangannya, Hengki menegaskan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat. Jaringan peredaran dinilai semakin rapi dan memanfaatkan berbagai celah. Oleh karena itu, diperlukan langkah tegas dan berkelanjutan dari aparat penegak hukum. Upaya ini juga harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.
| Baca juga: Kasus Kekerasan di Lebak Cenderung Meningkat |
Ia menambahkan bahwa pemberantasan narkotika tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian semata. Peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan informasi awal. Kolaborasi antara aparat dan warga dinilai menjadi kunci keberhasilan. Sinergi ini akan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian, baik di Polda Banten maupun jajaran hingga ke tingkat Polsek, apabila mendengar, melihat, atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika,” ujarnya.
Pernyataan ini menjadi penegasan pentingnya partisipasi publik. Informasi sekecil apa pun dinilai sangat berharga bagi aparat. Hal tersebut dapat membantu proses pengungkapan kasus lebih cepat.
Selain penindakan, Polda Banten juga terus mengedepankan upaya pencegahan. Sosialisasi mengenai bahaya narkoba rutin dilakukan di berbagai kalangan. Edukasi menyasar pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Langkah ini bertujuan membangun kesadaran kolektif akan bahaya narkotika.
Pihak kepolisian juga menggandeng berbagai instansi dan stakeholder dalam upaya pencegahan. Kerja sama lintas sektor dinilai penting untuk memperkuat strategi pemberantasan. Program-program edukatif terus dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, dampak narkoba dapat ditekan sejak dini.
Dalam kesempatan itu, aparat juga memaparkan kronologi singkat pengungkapan kasus. Barang bukti yang diamankan menunjukkan besarnya potensi peredaran narkotika di wilayah tersebut. Hal ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk tetap waspada. Kepolisian memastikan akan terus melakukan pengembangan lebih lanjut.
Penindakan terhadap pelaku akan dilakukan secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkotika. Kepolisian berkomitmen menindak hingga ke akar jaringan. Langkah ini diharapkan memberikan efek jera bagi para pelaku.
Dengan adanya pengungkapan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba. Partisipasi aktif warga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kepolisian mengajak semua pihak untuk bersama-sama memerangi narkotika. Upaya ini diharapkan mampu menekan peredaran narkoba di wilayah Banten secara signifikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....