Duta Bahasa Banten: Mudik Jadi Momentum Tumbuhkan Minat Baca Anak

  • 17 Mar 2026 11:17 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Banten – Kantor Bahasa Provinsi Banten gelar Program Mudik Asyik Baca Buku 2026. Ajang ini tidak hanya menjadi ajang pembagian buku secara gratis bagi pemudik, namun juga dimaknai sebagai momentum untuk menumbuhkan minat baca, khususnya anak – anak.

Duta Bahasa Provinsi Banten, Farhan Hidayat menyampaikan, kegiatan ini menjadi solusi agar mengurangi screen time atau penggunaan gawai pada anak – anak ketika perjalanan mudik yang cenderung memakan waktu lama.

“Anak-anak sekarang lebih sering menggunakan gadget saat perjalanan. Melalui kegiatan ini, kami mencoba menghadirkan alternatif agar mereka mulai tertarik dengan buku,” ujarnya Senin, 16 Maret 2026.

Ia juga menjelaskan buku – buku yang dibagikan telah disesuaikan dengan minat anak, seperti buku bergambar dan bacaan visual yang lebih menarik perhatian.

“Harapannya minimal anak-anak tertarik dulu. Karena semuanya berawal dari ketertarikan, baru nanti bisa berkembang menjadi kebiasaan membaca,” kata Farhan.

Dalam pelaksanaannya, Farhan mengungkapkan pendekatan yang dilakukan tidaklah mudah. Sebagian anak – anak terlihat tertarik, namun masih malu atau ragu untuk mendekati kami.

“Ada anak-anak yang sebenarnya ingin, tapi masih canggung. Jadi kami yang harus aktif mengajak atau jemput bola,” ujarnya.

Selain itu, respons dari orang tua juga beragam. Ada yang langsung menerima buku tersebut, namun ada pula yang awalnya menolak sebelum akhirnya tertarik setelah melihat manfaatnya.

“Ketika melihat ini bermanfaat untuk anak, biasanya orang tua jadi lebih terbuka,” katanya.

Farhan menerangkan, kegiatan ini salah satu upaya untuk meningkatkan literasi oleh Kantor Bahasa Banten. Efektivitas kegiatan tersebut bukan hanya diukur dari segi jumlah buku yang dibagikan, namun juga respons masyarakat dan evaluasi melalui survei, karena target pembagian buku ini adalah pemudik.

“Ini bagian dari proses. Keberhasilan tidak hanya dilihat dari habisnya buku, tapi bagaimana dampaknya ke minat baca masyarakat,” ujarnya.

Kedepannya, Farhan berharap cangkupan kegiatan ini dapat diperluas di beberapa titik lokasi lain, seperti stasiun dan ruang publik lainnya.

“Harapannya titiknya bisa ditambah, agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ucap Farhan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....