Pengawasan DOC Pastikan Bibit Ayam Berkualitas
- 14 Mar 2026 04:20 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak melakukan pengawasan terhadap peredaran Day Old Chick (DOC) atau anak ayam umur sehari. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bibit ayam yang beredar memiliki kualitas baik dan sesuai standar perbibitan unggas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bidang Produksi Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak bersama Bidang Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Banten.
Pengawasan dilakukan di hatchery farm PT Padma dan PT Charoen Pokphand yang berada di Kecamatan Curugbitung.
DOC merupakan tahap awal dalam usaha peternakan ayam yang sangat menentukan keberhasilan produksi.
Bibit ayam yang sehat dan berkualitas akan berpengaruh terhadap pertumbuhan serta produktivitas ternak di masa mendatang. Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui dinas terkait melakukan pengawasan secara langsung terhadap proses produksi DOC di hatchery. Hal ini bertujuan memastikan bahwa bibit ayam yang dihasilkan memenuhi standar kesehatan dan mutu.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek. Mulai dari proses produksi di hatchery, penanganan anak ayam, hingga sistem distribusi kepada para peternak.
Selain itu, tim juga memastikan bahwa proses penetasan dan pemeliharaan DOC dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam standar perbibitan unggas. Langkah ini penting untuk menjaga kualitas bibit ayam yang akan dipasarkan. Pengawasan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sektor peternakan unggas di daerah.
Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak, Irvan Pramerta, mengatakan kualitas DOC menjadi faktor penting dalam keberhasilan usaha peternakan.
“Day Old Chick atau DOC merupakan fondasi awal dalam usaha peternakan ayam. Jika bibit yang digunakan berkualitas baik dan sehat, maka peluang keberhasilan peternakan juga akan semakin besar,” ujar Irvan.
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan untuk memastikan DOC yang diproduksi dan didistribusikan telah memenuhi standar kesehatan dan mutu yang ditetapkan pemerintah.
“Melalui kegiatan pengawasan ini kami ingin memastikan DOC yang beredar berasal dari hatchery yang memenuhi standar serta memiliki kualitas yang baik bagi para peternak,” katanya.
Menurut Irvan, bibit ayam yang berkualitas akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ternak serta produktivitas peternakan di masa mendatang. Selain itu, keberadaan DOC yang berkualitas juga akan meningkatkan kepercayaan para peternak terhadap bibit ayam yang beredar di pasaran. Hal ini sekaligus mendukung keberlangsungan usaha peternakan unggas di daerah.
"Kita berharap melalui pengawasan rutin ini kualitas bibit ayam yang beredar dapat terus terjaga sehingga mampu meningkatkan produksi unggas serta mendukung ketersediaan protein hewani bagi masyarakat," ucap Irvan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....