Petani Kota Serang Didorong Tingkatkan Produksi Pangan
- 21 Mei 2026 09:31 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Serang, Yudi Suryadi kepada RRI, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia mengatakan, saat ini pemerintah sedang fokus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat. Menurut Yudi, langkah pengendalian dilakukan melalui berbagai program mulai dari pasar murah hingga pengawasan distribusi pupuk.
“Saat ini Pemerintah Kota Serang bersama tim Satgas juga melakukan monitoring ke sejumlah titik untuk memastikan harga pupuk tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan akibat rantai distribusi yang terlalu Panjang,” ujarnya.
Ia menilai pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan hasil panen petani. Selain menjaga distribusi pupuk, pemerintah juga mendorong program ketahanan pangan nasional yang kini mulai diterapkan di Kota Serang. Bahkan, Kota Serang ditunjuk sebagai salah satu lokasi demplot pertanian seluas sekitar 100 hektare oleh pemerintah pusat.
Program tersebut menggunakan metode tanam baru yang berbeda dari pola pertanian tradisional yang biasa dilakukan petani. Yudi menjelaskan, metode baru itu memungkinkan benih padi langsung ditebar tanpa harus melalui proses penyemaian dan pemindahan.
Sistem tersebut diadopsi dari negara lain dan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen petani. “Nah, sebelumnya hasil panen rata-rata hanya mencapai sekitar enam ton per hektare, kemudian melalui metode baru ini hasil panen ditargetkan bisa mencapai hingga sepuluh ton per hectare,” ujarnya.
Pemerintah pusat juga disebut terus memberikan dukungan kepada kelompok tani melalui bantuan alat pertanian, pupuk hingga bibit. Dukungan itu diharapkan dapat membantu para petani meningkatkan hasil produksi sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Selain itu, pengawasan terhadap sektor pertanian juga melibatkan berbagai pihak termasuk aparat TNI dan kepolisian sesuai pembagian komoditas pangan. Yudi berharap keberpihakan pemerintah terhadap petani terus diperkuat, terutama dalam menjaga harga hasil panen agar tetap menguntungkan.
“Perlindungan harga gabah sangat penting agar petani tetap semangat bertani dan tidak meninggalkan sektor pertanian ya,” ujarnya. Ia menilai jika harga hasil pertanian terlindungi dengan baik, maka kesejahteraan petani di Kota Serang juga akan semakin meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....