Batik Banten Jadi Ikon Budaya Daerah
- 10 Feb 2026 11:16 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Batik Banten terus menunjukkan eksistensinya sebagai warisan budaya khas daerah yang tumbuh seiring dengan terbentuknya Provinsi Banten. Keberadaan Batik Banten tidak hanya menjadi identitas kultural, tetapi juga penggerak ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Bagian Legal Batik Banten sekaligus Dosen Fakultas Hukum Universitas Primagraha, Saifun Nufus menjelaskan, pendirian Batik Banten diilhami langsung dari momentum pembentukan Provinsi Banten. Batik ini didirikan oleh Uke Kurniawan sebagai bentuk penguatan identitas daerah.
Menurut Saifun, Batik Banten secara resmi berdiri pada 26 Desember 2004. Namun perjalanannya terus berkembang hingga akhirnya diresmikan oleh Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Euis Saedah, di Serang pada 14 Juli 2016.
Dalam satu hari produksi, Batik Banten mampu menghasilkan rata-rata 50 hingga 75 lembar kain. Proses produksi dilakukan di wilayah Kubil dan jumlah tersebut dapat meningkat apabila terdapat pesanan dalam jumlah besar.
Ia menambahkan, jenis batik yang diproduksi di Batik Banten meliputi batik cap dan batik tulis. Batik tulis memiliki nilai jual lebih tinggi karena proses pembuatannya yang lebih rumit dan memerlukan waktu lebih lama.
“Harga batik berbeda-beda tergantung jenisnya, mulai dari Rp350 ribu, Rp700 ribu hingga Rp1 juta. Untuk batik tulis pesanan, harganya lebih mahal karena proses pembuatannya lebih rumit. Produksi batik dilakukan di lokasi galeri,” ujarnya, Selasa 10 Februari 2026.
Dari sisi pemasaran, Batik Banten telah menjangkau berbagai daerah. Penguatan pemasaran dilakukan melalui galeri, penyebaran brosur, media WhatsApp, serta keikutsertaan dalam berbagai pameran.
Pameran tersebut antara lain digelar di Kota Serang, Kabupaten Serang, tingkat Provinsi Banten, hingga peringatan Hari Batik Nasional. Selain itu, Batik Banten juga kerap mengikuti pameran di Jakarta yang difasilitasi oleh Bank Indonesia.
Dengan perjalanan panjang dan strategi pemasaran yang terus diperkuat, Batik Banten diharapkan mampu terus bertahan dan berkembang sebagai ikon budaya sekaligus produk unggulan Provinsi Banten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....