Warga Antusias Hadiri Pasar Murah Ramadhan
- 03 Feb 2026 18:36 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Antusiasme masyarakat Kabupaten Lebak begitu tinggi saat menghadiri pembukaan Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah. Acara yang digelar di halaman Plaza Lebak Selasa pagi, 3 Februari 2026 ini, langsung dipadati warga sejak gerbang dibuka.
Pemerintah Kabupaten Lebak menyediakan sedikitnya 2.500 paket sembako murah untuk menekan beban ekonomi masyarakat. Pada pembukaan, program ini menyasar warga di tiga wilayah, yakni Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, dan Kalanganyar. Tak butuh waktu lama setelah seremoni pembukaan selesai, masyarakat langsung menyerbu stan Perumda Lebak Niaga. Sebagai pengelola, pihak Perumda tampak sibuk mengatur antrean warga yang ingin segera mendapatkan komoditas pangan pokok tersebut.
Bagi warga Rangkasbitung seperti Ibu Siti, keberadaan pasar murah ini adalah berkah di tengah fluktuasi harga pangan. Ia rela datang lebih awal demi memastikan diri mendapatkan paket sembako yang telah disediakan pemerintah.
"Alhamdulillah, saya sangat senang dan terbantu sekali dengan adanya pasar murah ini. Harganya cukup terjangkau dibandingkan di pasar umum," ujar Siti kepada RRI di lokasi kegiatan.
Senada dengan Siti, Ibu Yuyun yang merupakan warga Kecamatan Cibadak juga mengekspresikan rasa syukur serupa. Meski harus bersabar mengikuti prosedur, ia merasa keringatnya terbayar dengan harga miring yang didapatkan. "Saya merasa sangat terbantu dengan adanya Pasar Murah Ramadhan ini. Walaupun pembeliannya dibatasi, tapi ini sudah cukup meringankan beban dapur kami," ucap Yuyun.
Pembatasan pembelian memang diberlakukan pengelola agar distribusi sembako merata kepada seluruh warga yang hadir. Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya aksi borong oleh oknum-oknum tertentu yang bisa merugikan warga lain.
| Baca juga: Bulog Perkuat RPK Tekan Inflasi Bahan Pokok |
Kesan positif juga datang dari Ibu Eeng, warga Cibadak lainnya yang ikut mengantre. Baginya, program seperti ini adalah solusi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat kecil di saat bulan suci. "Harganya benar-benar beda dari biasanya, sangat meringankan. Kami sebagai rakyat kecil tentu berharap program ini lancar terus sampai akhir," kata Eeng.
Namun, baik Siti,Yuyun maupun Eeng juga menitipkan pesan kepada pemerintah daerah agar intensitas kegiatan serupa tidak hanya terpusat pada momen Ramadhan. Mereka berharap ada keberlanjutan program di bulan-bulan berikutnya untuk menjaga daya beli warga.
"Saya berharap pemerintah tidak hanya mengadakan pasar murah pada bulan Ramadhan saja, tetapi juga pada bulan-bulan lainnya secara rutin," ucap Eeng.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....