Harga Sayur di Pasar Badak Pandeglang Melonjak
- 23 Nov 2025 13:21 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Lonjakan harga sayuran dan bahan pokok kembali meningkat di Pasar Badak Pandeglang. Harga sayuran dan kebutuhan dapur naik sejak awal pekan, meski pasokan di tingkat pedagang dinilai tetap stabil. Kenaikan terjadi hampir di semua komoditas utama, mulai dari bawang merah, cabai, wortel, hingga ayam dan telur.
Walau para pedagang mengaku tidak terkejut dengan kenaikan harga lantaran hal tersebut lumrah terjadi menjelang tahun baru. Namun, mereka menilai kenaikan yang terjadi saat ini terlampau tinggi dan berlangsung terlalu cepat.
Salah seorang pedagang sayuran, Aas menyebut, lonjakan harga berlangsung serentak pada hampir semua bumbu dapur. Bumbu dapur seperti bawang merah yang awalnya Rp25.000 kini menjadi Rp40.000 per kilogram, cabai orange dari Rp25.000 menjadi Rp65.000 per kilogram, bahkan cabai merah yang awalnya dari Rp30.000 kini mencapai Rp70.000 per kilogram.
Baca juga: Harga Bawang Merah di Pandeglang Sentuh Rp70.000 Per Kilogram
“Biasanya akhir tahun memang naik, tapi sekarang lebih mendadak. Cabai merah dulu dijual Rp25 ribu–Rp30 ribu, sekarang harus jual Rp70 ribu,” ujar Aas, (23/11/2025).
Menurutnya kenaikan harga ini tidak hanya terjadi pada sayuran, tetapi juga produk hewani. Harga ayam potong yang sebelumnya Rp30.000 kini menjadi Rp38.000 per kilogram, sedangkan telur naik dari Rp28.000 menjadi Rp32.000. Menurut Aas, kenaikan serempak ini berdampak pada sepinya pembeli dan menurunnya omzet penjualan, sebelumnya ia dapat omset hingga 10 persen, sekarang hanya mencapai 3 sampai 4 persen.
| Baca juga: Bulog Perkuat RPK Tekan Inflasi Bahan Pokok |
Meski pasokan disebut cukup, aas mengaku barang terasa semakin sulit dibeli karena kebutuhan meningkat sementara distribusi di lapangan tersendat. Aas menilai kondisi tersebut membuat pedagang kecil tertekan, terutama karena tidak bisa menormalkan harga.
“Pasokan banyak, tapi yang butuh juga banyak. Kita yang ngecer bingung, pembeli nggak bisa beli banyak, akhirnya banyak barang yang nggak kejual,” ujarnya.
Baca juga: Kapolres Pantau Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Badak Pandeglang
Sementara salah seorang pembeli, Udin mengaku adanya kenaikan harga membuat dirinya harus mengurangi belanja harian. Ia mengaku keberatan karena kenaikan terjadi saat kondisi ekonomi sedang sulit.
“Susah lah ekonominya. Harga naik begini, ya terpaksa mengurangi belanja,” ujar Udin.
Udin menambahkan walau beberapa barang tetap tersedia, tetapi harganya terlalu mahal untuk dibeli rutin. Ia berharap agar harga bahan pokok bisa kembali normal mengingat sebentar lagi tahun baru. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....