Cegah DBD dengan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

  • 07 Jul 2025 11:33 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Program Gesit atau Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik menjadi andalan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang dalam mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Program ini mengedepankan partisipasi aktif masyarakat untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk secara mandiri di rumah masing-masing.

Kader Jumantik dipilih dari anggota keluarga dan dilatih untuk mengenali tempat-tempat potensial berkembangnya nyamuk aedes aegypti.

Baca juga: Masyarakat Harus Waspada DBD Saat Musim Pancaroba

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kabupaten Serang, Istiana Harianti, kegiatan ini telah dilaksanakan sejak November 2024 secara pilot project di Desa Margagiri dan Desa Bojonegara, Kecamatan Bojonegara. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan signifikan pada angka kasus DBD di wilayah tersebut.

“Tentunya program ini akan diperluas ke seluruh desa di Kabupaten Serang,” ujarnya dalam dialog Bersama RRI Banten, Senin (7/7/2025).

Dia menjelaskan, metode pelaksanaan Gesit adalah pemeriksaan jentik setiap pekan selama 10 minggu dengan waktu minimal 10 menit. Kegiatan ini dilengkapi pencatatan hasil pemantauan yang dilaporkan ke Puskesmas dan desa.

Baca juga: Kasus DBD di Banten Meningkat, Kenali Gejalanya

Monitoring juga didukung oleh sistem digital seperti Google Form dan aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) untuk pelaporan kasus tersangka DBD dari fasilitas kesehatan. Gesit menekankan pencegahan aktif, bukan hanya bergantung pada fogging yang hanya mematikan nyamuk dewasa.

Dengan memberantas jentik, siklus hidup nyamuk dapat dihentikan sebelum menjadi dewasa. Hal ini dinilai lebih efektif, murah, dan aman dibandingkan fogging yang memiliki efek samping terhadap kesehatan. “Kami berharap masyarakat mendukung program ini secara aktif,” ujarnya.

Selain mengurangi risiko DBD, gerakan ini juga mencegah penyakit lain yang ditularkan nyamuk seperti chikungunya dan zika. Semua rumah diimbau menjaga kebersihan dan melakukan 3M Plus sebagai bagian dari langkah kolektif untuk hidup sehat. (Nurlela)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....