Keseruan Tradisi Gebrag Ngadu Bedug di Pandeglang
- 09 Jun 2025 18:06 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Gebrag Ngadu Bedug kembali digelar dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Ratusan warga tumpah ruah memadati Alun-alun Pandeglang, sejak hari pertama digelar pada 7 Juni dan berakhir 9 Juni 2025.
Ribuan warga menikmati penampilan para peserta yang menampilkan irama khas tabuh bedug secara atraktif dan penuh energi. Tidak hanya sekadar lomba, ajang ini menjadi wadah ekspresi dan pelestarian budaya Banten yang telah hidup sejak puluhan tahun silam.
Baca juga: Tradisi Gebrag Ngadu Bedug Pandeglang Diikuti 20 Kampung
Salah seorang peserta Gebrag Ngadu Bedug dari Kampung Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Yudi Ilham, menyampaikan kebanggaannya bisa kembali ambil bagian dalam event ini. Ia juga mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan tahun ini terasa lebih baik karena dukungan dari pemerintah semakin nyata.
“Perbedaannya sekarang, legalitas kami sebagai pengelola lebih diakui. Kami merasa pemerintah mulai hadir dan mendukung kegiatan ini. Saya berharap ke depannya acara seperti ini terus mendapat perhatian dan pengakuan dari pemerintah” ucapnya saat ditemui di lokasi acara, Senin (9/6/2025).
Yudi menyebut, kegiatan Gebrag Ngadu Bedug ini merupakan hasil dari konsistensi komunitas pelestari budaya yang telah ada sejak tahun 70-an. Mereka terus menjaga tradisi melalui kegiatan rutin yang dahulu sering digelar saat bulan Ramadan. Kini, lewat event seperti ini, mereka dapat memperkenalkannya kepada generasi muda secara lebih luas.
Baca juga: Gebrag Ngadu Bedug Pandeglang Masuk Kelender Event Nasional
Sementara seorang penonton, Ida mengungkapkan apresiasinya. Warga asal Serang ini mengaku tidak sengaja melintasi lokasi acara, tetapi akhirnya tertarik untuk berhenti dan menyaksikan kemeriahannya. Ida yang datang bersama rekannya, merasa takjub dengan penampilan Ngadu Bedug yang menjadi ciri khas Kabupaten Pandeglang.
Meski baru kali ini menyaksikan secara langsung event seperti ini, Ida mengaku sudah sering mendengar tentang seni Rampak Bedug Pandeglang yang kerap tampil dalam ajang-ajang budaya.
“Menurut saya, ini luar biasa. Untuk memajukan karya anak bangsa yang hanya ada di Pandeglang. Di tempat lain tidak ada. Jadi harus terus dilestarikan,” katanya.
Baca juga: UMKM Desa Bandung Mejeng di Gebrak Ngadu Bedug
Gebrag Ngadu Bedug tahun ini diramaikan dengan berbagai kegiatan budaya lainnya, di antaranya Pawai Budaya, Workshop Pembuatan Bedug, Cipta Pola Tabuh “Tilinglit”, Lomba Hias Saung Tagog, serta forum Business Matching. Sedikitnya 20 kampung turut ambil bagian dalam lomba Gebrag Ngadu Bedug tahun ini.
Tahun ini, Gebrag Ngadu Bedug tercatat sebagai salah satu program unggulan dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....