Generasi Muda Jadi Kunci Pelestarian Ngadu Bedug
- 21 Mei 2026 10:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Generasi muda dianggap menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi tradisi ngadu bedug di Pandeglang. Mengingat tantangan terbesar saat ini adalah mengenalkan budaya tradisional kepada anak-anak dan remaja yang lebih akrab dengan gadget serta permainan digital.
Pegiat Seni Pandeglang, Ami mengatakan, jika tidak ada regenerasi, tradisi ngadu bedug dikhawatirkan akan kehilangan penerus di masa mendatang. Karena itu, berbagai upaya dilakukan agar kesenian tersebut tetap menarik bagi kalangan muda, salah satunya melalui penyelenggaraan event budaya dan pengenalan di lingkungan pendidikan.
Ami menjelaskan bahwa saat ini rampak bedug sudah masuk ke dalam muatan lokal di tingkat SMA dan SMK. Namun, pihaknya kini tengah mendorong agar tradisi ngadu bedug juga dapat diperkenalkan kepada siswa SD dan SMP, minimal melalui kegiatan ekstrakurikuler.
“Masyarakat selama ini lebih mengenal rampak bedug dibandingkan akar budayanya, yakni ngadu bedug. Padahal, sebelum berkembang menjadi seni pertunjukan modern, rampak bedug berasal dari tradisi tabuhan bedug antar kampung yang sudah ada sejak lama,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.
Untuk mendukung pelestarian tersebut, komunitas seni dan Asosiasi Seniman Bedug rutin menggelar event Gebrag Ngadu Bedug. Kegiatan itu menjadi sarana edukasi budaya sekaligus ruang bagi generasi muda untuk mengenal langsung tradisi leluhur mereka.
Selain melalui pendidikan formal, promosi budaya juga dilakukan lewat media sosial. Ami menyebut pihaknya memiliki akun resmi Gebrag Ngadu Bedug yang digunakan untuk mendokumentasikan kegiatan serta mengenalkan tradisi tersebut kepada masyarakat luas. Ia mengaku optimistis budaya ngadu bedug tetap bertahan jika generasi muda mau belajar dan mencintai budaya daerahnya sendiri.
“Semua orang bisa memainkan ngadu bedug selama memiliki kemauan untuk belajar pola tabuhan dan memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....