Gebrag Ngadu Bedug 2026 Siap Digelar, Angkat Kreativitas Jerami dan Budaya Kampung
- 26 Mei 2026 13:03 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Festival budaya Gebrag Ngadu Bedug 2026 siap kembali digelar di Alun-alun Pandeglang pada 29-31 Mei 2026. Kegiatan yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) itu, akan menghadirkan berbagai rangkaian acara budaya khas Banten, mulai dari kirab budaya, lomba ngadu bedug antar kampung, hingga lomba hias saung kebo.
Manager Event Organizer Gebrag Ngadu Bedug, Ami mengatakan, persiapan kegiatan saat ini telah mencapai 90 persen menjelang pembukaan acara. Ia mengaku antusias sekaligus deg-degan karena pelaksanaan festival tinggal menghitung hari.
“Alhamdulillah persiapan kita sudah 90 persen. Sudah siap tempur,” ujarnya saat dialog di Pro2 RRI Banten, Senin, 26 Mei 2026.
Ami menjelaskan, Gebrag Ngadu Bedug merupakan festival budaya yang diinisiasi Asosiasi Seniman Bedug Provinsi Banten. Tahun ini, sebanyak 20 kampung dari empat kecamatan di Kabupaten Pandeglang telah mendaftarkan diri sebagai peserta lomba ngadu bedug antar kampung.
Menurutnya, tradisi ngadu bedug berkembang kuat di Kabupaten Pandeglang sehingga kegiatan tersebut difokuskan di daerah tersebut. Festival ini tidak hanya menampilkan tabuhan bedug besar, tetapi juga perpaduan berbagai alat musik tradisional seperti tilingtit, pompet, anting carang, anting keret, hingga gedug sebagai pengatur nada bas.
Pada hari pertama pelaksanaan, panitia akan menggelar kirab budaya mengelilingi alun-alun Pandeglang. Seluruh peserta akan menampilkan kreativitas kostum dan ornamen berbahan jerami sesuai tema tahun ini, yakni “Tang Ting Tung Dong, Warna Bunyi dalam Jerami”.
Ami mengatakan, tema tersebut dipilih untuk mengangkat nilai kreativitas dari limbah jerami agar memiliki nilai artistik dan estetik. Selain jerami, peserta juga didorong memanfaatkan bahan ramah lingkungan seperti bambu dan kelapa dalam dekorasi maupun properti penampilan.
“Jerami itu banyak yang mengasumsikan sebagai limbah. Nah, kita memanfaatkan limbah ini menjadi kreativitas agar bisa ditampilkan dan dijadikan sesuatu yang artistik,” katanya.
| Baca juga: Seba Baduy Masuk KEN 2026 Dorong Pariwisata |
Selain kirab budaya dan lomba ngadu bedug, festival juga akan menghadirkan lomba penciptaan pola tabuh tilingtit serta lomba hias saung kebo. Setiap kampung akan membangun saung dengan ornamen utama berbahan jerami yang dipasang di area alun-alun Pandeglang.
Pada malam pembukaan, panitia akan memusatkan kegiatan pada seremoni grand opening yang dihadiri tamu undangan dan pejabat daerah. Acara juga akan diisi penampilan sanggar seni dari berbagai daerah di Banten serta kegiatan “nganjor”, yakni kunjungan tamu VIP ke area kampung peserta untuk ikut menabuh bedug bersama masyarakat. Festival Gebrag Ngadu Bedug terbuka untuk umum dan dapat disaksikan secara gratis tanpa tiket masuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....