Bulog Serap 24.700 Ton Gabah Petani Kabupaten Tangerang
- 26 Mei 2025 14:20 WIB
- Banten
KBRN, Tangerang: Sebanyak 24.700 ton gabah di Kabupaten Tangerang, Banten, diserap Perum Bulog Tangerang. Jumlah ini sudah mencapai angka 88,32 persen dari total target serapan sebesar 28.000 ton.
Pimpinan Bulog Cabang Tangerang, Omar Sharif menyatakan, penyerapan gabah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Dengan masih tersisa sekitar 3.200 ton dari target yang ditetapkan, Bulog Cabang Tangerang terus mengintensifkan langkah-langkah percepatan agar seluruh target dapat terpenuhi sesuai jadwal,” ujar Omar Sharif dalam keterangannya, yang dikutip Senin (26/5/2025).
Bulog juga memastikan harga pembelian gabah tetap menguntungkan bagi petani. Gabah diserap dengan harga Rp6.500 per kilogram, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan menjamin penghasilan yang layak bagi petani.
"Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras semua unsur yang terlibat. Kami optimis dapat menyelesaikan sisa target dalam waktu dekat guna menjaga ketersediaan pangan di Tangerang dan sekitarnya serta meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyambut baik keberhasilan Bulog yang telah mencapai target dalam program penyerapan gabah petani di Kabupaten Tangerang.
"Dengan keberhasilan Bulog yang menyerap Gabah di petani, akan sebanding dengan peningkatan pendapatan petani di Kabupaten Tangerang, apalagi Bulog menyerap gabah petani dengan harga gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram, diharapkan dengan harga tersebut petani di Kabupaten Tangerang bisa sejahtera," ujar Bupati.
Kabupaten Tangerang memiliki sebanyak 1.335 Kelompok Tani (Poktan) aktif dan Pemkab berkomitmen penuh untuk terus mendampingi, membina, dan mendukung kelembagaan petani agar semakin mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.
“Terdapat 411 unit Rice Milling Unit (RMU) yang tersebar di beberapa kecamatan. RMU ini berperan aktif dalam proses penyerapan gabah,” ujar bupati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....