Masyarakat Baduy Titip Kelestarian Alam Pandeglang
- 04 Mei 2025 13:48 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Dalam rangkaian Seba Baduy 2025, masyarakat suku Baduy kembali singgah di Pendopo Bupati Pandeglang, Sabtu (3/5/2025) kemarin. Kunjungan ini menjadi kegiatan rutin sebagai momen menjalin silaturahmi dan rasa syukur atas hasil bumi setelah panen.
Dalam kunjungan kali ini, ada puluhan masyarakat Baduy yang singgah di Pendopo Bupati Pandeglang. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh perwakilan suku Baduy Jaro Saidi dan Jaro pemerintahan Jaro Om, dan diterima langsung oleh Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani.
Baca juga: Generasi Muda Diharapkan Terlibat Aktif dalam Seba Baduy
Pada kunjungan kali ini, Jaro Saidi menitipkan sejumlah pesan penting bagi pemimpin di Pandeglang. Diantaranya meminta untuk menjaga kelestarian alam.
"Urang nitipkeun gunung karang, sumur tujuh, pulosari, ranca moyan, gantarawang, rawa bedil, batu quran, cikaduen jeung sangiang sirah," ungkap Jaro Saidi dalam ritual sebanya di Pendopo Pandeglang.
Menurutnya, jika kelestarian alam dijaga, tentu akan dijauhkan dari bencana dan marabahaya. "Ka cai jadi saleuwi, ka darat jadi salegok". Ini adalah ungkapan dalam tradisi Seba Baduy yang memiliki makna fleksibilitas dan adaptasi dalam hidup.
Baca juga: Ritual Seba, Ribuan Warga Baduy Tempuh 50 Km
Frasa ini berarti bahwa masyarakat Baduy harus mampu beradaptasi di berbagai situasi, baik di lingkungan air (cai) maupun di daratan (darat), serta mampu menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada.
Menyambut Seba Baduy di Pendopo, Bupati Dewi mengatakan menjaga kelestarian alam adalah tugas bersama agar alam tetap lestari.
"Dengan menjaga kelestarian alam tentu akan memberikan dampak yang positif, dapat mengurangi polusi udara, air, dan tanah," ucapnya.
Baca juga: Ribuan Warga Baduy Tiba di Rangkasbitung Ramaikan Seba Baduy
Bupati Dewi mengungkapkan, dengan tradisi Seba Baduy ini mengingatkan akan pentingnya menjaga sebuah kearifan lokal, pelestarian alam, dan budaya.
"Mari kita jaga bersama apa yang menjadi warisan budaya kita, dengan kita menjaga tatanan alam dan lingkungan dapat mengembangkan kesadaran lingkungan dan mempromosikan perilaku yang berkelanjutan," kata Dewi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....