Produksi Sampah di Pandeglang Meningkat Selama Ramadan

  • 14 Mar 2025 15:16 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Produksi sampah di Kabupaten Pandeglang, Banten, selama bulan Ramadan meningkat drastis. Jika hari biasa petugas bisa mengumpulkan sekitar 180 ton per hari, maka saat bulan Ramadan produksi sampah meningkat menjadi sekitar 240 ton sehari.

"Kalau hari biasa itu sekitar 180 ton, tapi di bulan puasa ini bisa sampai 240 ton," kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang, Winarno, Jumat (14/3/2025).

Baca juga: Pandeglang Kekurangan Armada Pengangkut Sampah

Dia menyebut, jenis sampah yang paling banyak diproduksi adalah sampah rumah tangga dan pasar. Untuk pengangkutan, diperlukan sekitar 30 hingga 40 armada, baik truk maupun pikap.

Seluruh sampah yang dihasilkan masyarakat Pandeglang akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol di Kecamatan Koroncong dan TPA Bojong Canar di Kecamatan Cikedal.

"Rata-rata sampahnya lebih ke organik, dan semuanya ditampung di TPA Bangkonol," ujar dia.

Baca juga: Pantai Teluk Kembali Dipenuhi Sampah, DLH: Tanggung Jawab Masyarakat

Menurut Winarno, sampah organik yang terkumpul akan diolah menjadi maggot dan Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) untuk mendukung program co-firing batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Banten 2 Labuan.

"Kami bekerja sama dengan BUMD dan sudah menyiapkan lahan di TPA untuk pengolahan sampah organik menjadi maggot dan BBJP," ucap Winarno.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....