Pantai Teluk Kembali Dipenuhi Sampah, DLH: Tanggung Jawab Masyarakat
- 10 Feb 2025 14:47 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Tumpukan sampah di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir. Hal ini salah satunya disebabkan gelombang pasang, yang membawa sampah ke pesisir Labuan.
Namun, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang, Winarno menilai, masyarakat harus bertanggungjawab atas persoalan sampah di Pantai Teluk.
“Memang kunci utama di masyarakat sebagai produsen sampah dan dia juga harus bertanggung jawab terhadap pembuangan maupun penyimpanan sampahnya,” kata dia, Senin (10/2/2025).
Baca juga: Pantai Teluk Labuan Kembali Dipenuhi Sampah, Ini Penyebabnya
Menurut Winarno, selain karena dipengaruhi faktor alam, tetapi dia menilai perilaku manusia menjadi penyebab utamanya. Masyarakat dianggap belum arif dalam membuang sampah, sehingga masalah klasik di Teluk Labuan selalu muncul saat musim angin barat tiba.
“Kan memang kadang-kadang yang berserakan inilah yang bukan tugas kami, tugas kami hanya mengangkut dari satu titik ke titik yang lain, bukan menyapu membersihkan,” ujar Winarno.
“Sebenarnya itu bisa dilakukan oleh warga masyarakat, pedagang kerja sama gotong royong sehingga (DLH) tinggal mengangkut ke bak truk dan dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir),” ucap dia.
Baca juga: Aktivis: Penanganan Sampah Teluk Bisa Dilakukan dengan Kearifan Lokal
Winarno menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan fasilitas bak sampah disekitar lokasi. Bahkan ketika kembali menumpuk, pihaknya juga mengerahkan petugas untuk membersihkan sampah di lokasi.
Namun, besarnya volume sampah tidak mampu jika ditangani oleh petugas semata. Apalagi DLH Pandeglang juga memiliki keterbatasan soal peralatan.
“Kami sudah menyiapkan fasilitas-fasilitasnya, bak sampah maupun armada kebersihan juga. Cuma kan memang tidak cukup oleh petugas saja, dibutuhkan kerja sama semua pihak terutama terkait disiplin dan tanggung jawab seluruh warga yang khususnya ada di lima desa di sekitar Desa Teluk,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....