Dongkrak Partisipasi Pemilih, KPU Bakal Gandeng Kreator Konten

  • 18 Mei 2024 16:21 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang akan menggandeng kreator konten untuk menggenjot partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 mendatang. KPU juga menegaskan bakal mengintensifkan sosialisasi di ruang digital guna menggaet pemilih muda.

Ketua KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah menjelaskan, metode sosialisasi Pilkada akan berbeda dengan Pileg dan Pilres lalu. Sebab saat ini KPU bisa mengelola anggaran sendiri, sehingga dinilai lebih leluasa dalam mengadakan kegiatan sosialisasi.

Baca juga: Genjot Partisipasi Pemilih Pemilu 2024, KPU Sasar Pemilih Gen Z

“Untuk mendongkrak partisipasi, pola yang akan dipakai berbeda. Karena pada Pileg kami terbatas dalam menggelola anggaran. Tapi untuk Pilgub dan Pilbup kami sudah bisa mengelola anggaran sendiri sehingga bisa dialokasikan untuk merencakan begitu banyak kegiatan. Konten kreator juga akan kami rangkul untuk membuat gimmick,” katanya, Sabtu (18/5/2024).

Selain memasifkan sosialisasi di dunia maya, KPU juga berencana mengadakan kegiatan yang dekat dengan anak muda, seperti konser musik. Bahkan KPU juga berencana mencetak berbagai aksesoris untuk memikat kaum ibu-ibu.

“Kami juga akan cetak aksesoris karena yang biasa ingin dibawa emak-emak itu seperti mug, topi, kaos. Dan kami cenderung membuat aksesoris yang mengingatkan orang seperti jam dan kalender,” ujar Nunung.

Baca juga: Ormas Didorong Berperan Aktif Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Nunung menilai suara generasi muda pada Pilkada masih mendominasi, sehingga penyelenggara menjadikan mereka sebagai sasaran utama untuk menyukseskan Pilkada. Maka aktivitas sosialisasi yang kreatif dinilai lebih mudah untuk mengajak generasi milenial dan Z untuk mendatangi TPS nanti.

“Jadi yang lebih kreatif itu yang lebih disenangi generasi muda karena mereka akrab dengan gawai atau gadget,” ujar dia.

Senada diutarakan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pandeglang, Januar Habibi. Menurutnya, generasi muda saat ini dekat dengan gawai dan media sosial. Oleh karenanya Pemda akan mengintesifkan sosialisasi Pilkada melalui media dan ruang digital. Diharapkan dengan metode tersebut angka partisipasi masyarakat pada pesta demokrasi kali ini lebih tinggi.

Baca juga: Meleset Lagi dari Target, Partisipasi Pemilih di Pandeglang Hanya 78 Persen

“Untuk mengerek partisipasi pemilih, kami akan mengintensifkan sosialisasi, terutama kalangan milenial yang mana kekuatannya ada di media. Peran Medsos sangat penting untuk menggenjot partisipasi,” ucap Januar.

Pada Pemilu Februari 2024, angka partisipasi pemilih di Pandeglang tercatat sebesar 78 persen dari total pemilih. Angka itu masih di bawah target yang ditetapkan sebesar 80 persen. Semenatar jika dibandingkan dengan Pilkada terakhir, yakni tahun 2020, angka partisipasi masyarakat juga masih rendah, yakni berkisar 69 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....