Ormas Didorong Berperan Aktif Tingkatkan Partisipasi Pemilih
- 19 Mei 2023 15:41 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Pandeglang, didorong untuk berperan aktif dalam menggenjot angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mendatang. Sebab, posisi Ormas dinilai penting dalam mensosialisasikan Pemilu karena mempunyai struktur sampai ketingkat bawah.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang, Ahmad Sujai mengungkapkan, selama ini KPU seringkali mengundang Ormas dalam berbagai kegiatan sosialisasi.
“Kami pun sering mengundang dan memang dengan cara bersinergi dengan organisasi masyarakat kan ini juga salah satu ikhtiar untuk meningkatkan persoalan partisipasi pemilih,” kata Sujai dalam dialog Gerakan Cerdas Memilih di Studio RRI Banten, Jumat (19/5/2023).
Baca juga:
KPU Kota Serang Terus Perbaiki Kualitas Daftar Pemilih Pemilu
Sujai mengatakan, jumlah Ormas di Pandeglang cukup banyak, sehingga dipandang dapat menjadi bagian yang ikut berpartisipasi mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan.
“Karena organisasi pastinya memiliki struktur sampai dengan tingkatan bawah. Kaitan dengan masalah persoalan organisasi kemasyarakatan di Pandeglang memang cukup lumayan banyak, karena kami pun sering juga kedatangan dari organisasi tersebut,” ucap dia.
Sementara Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama dan Ormas, Badan Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Mia Maulani Rizki menjelaskan, selama ini pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan Ormas ketika tahapan Pemilu dimulai beberapa waktu lalu.
“Setiap Ormas punya aktivitas sendiri untuk menyampaikan informasi tentang Pemilu. Tapi kami juga tidak diam. Beberapa kegiatan pendidikan politik yang kami libatkan dalam hal ini pesertanya Ormas yang sudah dilakukan di tahun kemarin dibeberapa tempat,” kata Mia.
Baca juga:
Lingkungan Sosial Ekonomi Menentukan Partisipasi Milenial saat Pemilu
Namun dia mengakui, belum seluruh Ormas di Pandeglang dilibatkan dalam proses sosialisasi Pemilu lantaran jumlahnya yang banyak. Namun hal itu ditegaskannya akan dilakukan secara bertahap.
“Data dari 2011 sampai 2017 itu sekitar 221 Ormas yang tercatat di Badan Kesbangpol. Di 2022 juga ada penambahan sekitar 20 Ormas dan 2023 ini baru ada 5 Ormas yang tercatat yang mencatatkan diri di Badan Kesbangpol,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....