Genjot Partisipasi Pemilih Pemilu 2024, KPU Sasar Pemilih Gen Z
- 29 Jun 2023 16:53 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Generasi Z yang lahir di atas tahun 2005, menjadi target Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang untuk diberi pemahaman soal Pemilu 2024 mendatang. Pemilih dari kategori itu diharapkan menjadi pemilih aktif yang pada akhirnya bisa meningkatkan angka partisipasi pemilih.
“Kami sedang menggenjot generasi Z, anak-anak yang lahir 2005. Dimana mereka lebih banyak berinteraksi dengan media sosial dibanding dunia nyata,” kata Ketua KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah, Kamis (29/6/2023).
Baca juga:
KPU Pandeglang Pastikan Beri Kemudahan Akses Bagi Pemilih Disabilitas
Dia menjelaskan, pentingnya memberi pemahaman soal Pemilu kepada Generasi Z, lantaran mereka cenderung berinteraksi di dunia maya yang rentan terpapar hoax maupun kampanye hitam. Oleh karenanya KPU menilai, mereka harus diberi pendidikan politik sejak dini agar tidak keliru dalam memberi aspirasi.
“Ini yang harus kami antisipasi adalah hoax, black campaign, dan lain sebagainya mudah-mudahan kami bisa memberi pendidikan politik secara dini kepada pemilih pemula atau pemilih muda terutama untuk menjadikan mereka pemilih yang cerdas,” ucap dia.
Baca juga:
633 Bacaleg di Pandeglang Tidak Memenuhi Syarat Administrasi
Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, butuh sinergitas semua pihak dalam mensukseskan Pemilu mendatang. Dia menganggap tidak cukup hanya dengan peran KPU dan Bawaslu, namun hal itu harus didukung oleh semua elemen masyarakat.
“Soal partisipasi, dari kesbangpol dinas desa akan terus melakukan sosialisasi. Kami akan berkolaborasi untuk menyukseskan Pemilu tahun ini. Tanpa kolaborasi, Partisipasi tidak akan maksimal,” katanya.
Baca juga:
DPT di Pandeglang Ditetapkan Sebanyak 996.127 Pemilih
Irna berharap tingkat partisipasi dalam Pemilu nanti bisa meningkat, setidaknya di atas 70 persen. Akan tetapi target itu tidak akan maksimal jika tidak didukung oleh semua pihak.
“Penyelenggara Pemilu harus memasifkan sosialisasi ke kantong-kantong pemilih pemula seperti di Pondok Pesantren, majelis taklim, maupun ruang diskusi lainnya,” ucap bupati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....