Ayah Antar Anak Warnai Hari Pertama Sekolah di Lebak

  • 13 Jul 2026 14:29 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran 2026–2027 diwarnai antusiasme para orang tua yang mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah. Pemandangan tersebut terlihat di SDN 1-2 Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin pagi, 13 Juli 2026.

Sejak gerbang sekolah dibuka, para orang tua tampak memadati halaman sekolah hingga ruang kelas. Sebagian besar yang hadir merupakan para ibu rumah tangga yang mendampingi putra-putrinya, khususnya murid baru kelas 1 sekolah dasar.

Namun, kehadiran para ayah juga terlihat cukup banyak dibandingkan hari-hari sekolah biasanya. Mereka tampak menggandeng tangan anak-anaknya menuju ruang kelas sambil memberikan semangat sebelum kegiatan belajar dimulai.

Momentum tersebut tidak terlepas dari program Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah yang dicanangkan pemerintah. Program itu mendapat sambutan positif dari para orang tua, terutama para ayah yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendampingi anaknya.

Salah seorang orang tua, Deni, terlihat mengantarkan anaknya yang baru memasuki bangku kelas 1 SD. Menurut Deni, kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna yang sangat penting bagi perkembangan anak.

"Program ini sangat baik. Dengan mengantarkan anak pada hari pertama sekolah, hubungan ayah dan anak menjadi lebih dekat. Selain itu, saya juga bisa mengetahui langsung suasana sekolah dan kegiatan yang akan dijalani anak," kata Deni.

Deni yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lebak juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan fleksibilitas bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi ASN yang mengantarkan anaknya ke sekolah. "Saya mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan kesempatan kepada ASN untuk mengantar anak pada hari pertama sekolah. Kebijakan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak," ujarnya.

Senada disampaikan Sandi, warga Rangkasbitung, yang juga mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah. Pengalaman tersebut menjadi momen yang berkesan karena selama ini istrinya lebih sering mengantar anak ke sekolah.

"Biasanya istri yang mengantar anak sekolah. Hari ini saya merasakan sendiri bagaimana mendampingi anak di hari pertamanya. Rasanya bangga sekaligus terharu melihat semangat anak memulai pendidikan," ujar Sandi.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat menjadi kebiasaan para ayah untuk lebih terlibat dalam pendidikan anak. Kepala SDN 1-2 Muara Ciujung Barat, Lukman, menyambut baik tingginya partisipasi orang tua pada hari pertama sekolah.

Keterlibatan orang tua, khususnya ayah, memberikan dampak positif terhadap kesiapan mental anak memasuki lingkungan sekolah. "Kehadiran ayah membuat anak merasa lebih percaya diri dan nyaman saat memasuki lingkungan sekolah yang baru," kata Lukman.

Ia mengatakan sekolah juga menyambut para orang tua dengan memberikan kesempatan melihat langsung lingkungan belajar anak. Dengan demikian, orang tua dapat mengetahui fasilitas, guru, serta suasana pembelajaran yang akan diterima putra-putrinya.

"Kami ingin memastikan orang tua merasa yakin bahwa anak-anak mereka memperoleh layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas," ujarnya.

Hari pertama sekolah di SDN 1-2 Muara Ciujung Barat pun berlangsung tertib, penuh kehangatan, dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, serta pemerintah dalam mendukung pendidikan anak sejak hari pertama mereka menempuh jenjang sekolah dasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....