Rakortek TMB 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Koordinasi dan Kinerja Teknik

  • 08 Apr 2026 00:23 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Teknologi dan Media Baru (TMB) LPP RRI Tahun 2026 resmi dibuka di Gedung Diklat RRI MBC, Selasa, 7 April 2026. Kegiatan ini berlangsung hingga Jumat, 10 April 2026 dan diikuti peserta dari seluruh satuan kerja, baik secara langsung maupun daring.

Direktur Teknologi dan Media Baru (TMB) LPP RRI, Muhamad Sujai, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan tetap berpartisipasi, termasuk yang mengikuti secara daring.

“Kami mengapresiasi seluruh peserta yang hadir, baik secara langsung maupun daring. Ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam menjaga kualitas layanan siaran RRI,” ujarnya saat membuka kegiatan Rakortek.

Ia menegaskan pelaksanaan Rakortek secara tatap muka tahun ini menjadi momentum penting, setelah sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan secara daring selama kurang lebih dua tahun.

“Pertemuan tatap muka ini menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar satuan kerja di seluruh Indonesia,” katanya.

Dalam arahannya, Sujai menyoroti tantangan besar yang dihadapi pada tahun 2026, khususnya terkait keterbatasan anggaran. Ia menyebutkan bahwa pada tahun ini tidak terdapat alokasi belanja modal untuk pengadaan peralatan baru.

“Kondisi ini menuntut kita untuk lebih mengoptimalkan pemeliharaan peralatan yang ada agar tetap dapat berfungsi secara maksimal,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya perubahan pola kerja dari reaktif menjadi preventif. Menurutnya, pemeliharaan yang dilakukan secara rutin dan sesuai prosedur akan jauh lebih efisien dibandingkan perbaikan setelah terjadi kerusakan.

“Pola kerja menunggu alat rusak harus ditinggalkan. Kita harus mengedepankan pendekatan preventif agar operasional siaran tetap berjalan optimal,” katanya.

Selain itu, Sujai juga menyoroti pentingnya pemanfaatan sumber daya yang ada secara maksimal serta peningkatan kinerja pemancar yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan positif.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar tim teknik di seluruh Indonesia serta peran tenaga teknis dalam melakukan transfer pengetahuan kepada generasi muda.

“Transfer knowledge menjadi kunci keberlanjutan kompetensi SDM kita ke depan,” ujarnya.

Rakortek TMB 2026 mengusung tema optimalisasi pemeliharaan (maintenance optimization) sebagai strategi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional siaran, khususnya di tengah keterbatasan sumber daya.

Kegiatan ini juga dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan metode luring dan daring, guna menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai daerah.

Melalui forum ini, peserta diharapkan dapat memanfaatkan sesi diskusi dan berbagi pengalaman berbasis studi kasus di lapangan untuk meningkatkan kualitas kinerja teknis.

Ke depan, seluruh tim teknis di lingkungan LPP RRI diharapkan mampu bertahan dalam kondisi keterbatasan, sekaligus terus meningkatkan kualitas layanan siaran dan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....