Sekolah Rakyat di Lebak Belum Beroperasi
- 23 Sep 2025 15:14 WIB
- Banten
KBRN,Lebak: Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 100 calon siswa dipastikan akan mengikuti Program Sekolah Rakyat Terintegrasi (SR). Dari jumlah tersebut, 75 calon siswa akan masuk Sekolah Rakyat Menengah dan Pertama (SRMP) serta 25 calon siswa lainnya di Sekolah Rakyat Dasar (SRD).
Program pendidikan alternatif yang dipusatkan di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lebak, Kecamatan Maja, itu rencananya mulai berjalan pada Senin pekan ini. Namun hingga Senin (22/9/2025), kegiatan belajar belum juga dimulai.
| Baca juga: PWI Lebak Buka Posko Pengaduan SPMB 2026 |
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Clerita, menjelaskan pihaknya masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memulai pembelajaran, khususnya terkait pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Kami belum bisa memulai kegiatan belajar karena masih menunggu arahan dari Kemensos. Selain itu, saat ini proses renovasi gedung BLK dan penyediaan sarana prasarana pendukung pembelajaran masih dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Lela di Rangkasbitung, Senin (22/9/2025).
| Baca juga: SPMB Ramah Wujudkan Pendidikan Berkeadilan |
Ia menambahkan, Program Sekolah Rakyat ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan rentan miskin yang direkrut dari kecamatan-kecamatan sekitar ibu kota Kabupaten Lebak.
Lela berharap program ini bisa segera berjalan agar para calon siswa tidak terlalu lama menunggu. “Harapan kami, seluruh proses teknis bisa cepat selesai sehingga anak-anak bisa segera mengikuti pembelajaran dengan fasilitas yang layak,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....