Mendes Yandri Tertarik dengan Konsep Wisata Desa Bandung
- 14 Nov 2024 12:26 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Yandri Susanto berkunjung ke Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang sekaligus meresmikan Pendopo Bukit Sinyonya, Rabu (13/11/2024).
Saat melakukan kunjungan ke Desa Bandung, Mendes Yandri Susanto tertarik dengan program kerja dan inovasi yang dibuat oleh Desa Bandung. Oleh sebab itu pihaknya mengharapkan Desa Bandung bisa jadi percontohan bagi desa lainnya di Kabupaten Pandeglang.
Baca juga: Desa Bandung Jadi Percontohan Program Desa Anti Korupsi KPK RI
"Kades lainnya mengikuti seperti yang dibuat di Desa Bandung, bisa belajar ke sini. Karena kami tahu potensinya akan sama, jadi bukan tidak bisa sukses, tapi belum sempat sukses," katanya.
Mendes mengapresiasi inovasi dan trobosan yang dibuat oleh Desa Bandung sehingga memberikan dampak yang bagus buat desa.
"Saya harap teruslah kelola dan optimalkan setiap potensi yang ada, agar setiap desa yang ada di Pandeglang mengalami kemajuan yang sama," ucapnya.
Baca juga: Desa Bandung Jadi Desa Digital Kedua di Pandeglang
Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, Desa Bandung sangat menginspirasi, dengan potensi yang besar serta sumber daya alam luas mampu di kelola dengan baik sehingga menciptakan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang tinggi.
“Desa Bandung ini sangat menginspirasi bagi para Kades yang lainnya, dengan potensi yang sangat besar sumber daya alam yang terhampar luar dikelola dengan baik, PADes nya senilai Rp200 juta dikembalikan kembali untuk meningkatkan pembangunan di desa,“ tuturnya.
Baca juga: Desa Bandung, Membangun Masyarakat yang Kreatif dari Olahan Daun Pandan
Sementara Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja mengatakan, Wisata Bukit Sinyonya telah berhasil mengembangkan atau membudidayakan ikan sinyonya hingga ekspor keluar negeri.
"Arab Saudi permintaannya setiap minggu kurang lebih 150 ribu ekor. Memang saat ini kami masih keterbatasan sarana namun kami terus berupaya agar Desa Bandung bisa memanfaatkan potensi yang ada," katanya.
Baca juga: Mina Agro Wisata Bukit Sinyonya Tawarkan Pengalaman Berwisata Berkesan
Disampaikan Wahyu, dengan mengelola berbagai potensi yang ada, Desa Bandung bisa mendapatkan pendapatan sebesar Rp200 juta rupiah yang masuk ke pendapatan desa.
"Uang tersebut sudah di-Perdes-kan (Peraturan Desa) oleh kami diantaranya diperuntukan bagi santunan duka untuk masyarakat, ambulan gratis, PAUD gratis, dan pendidikan mitigasi bencana," ujar Wahyu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....