MBG di Pandeglang Baru Sentuh 13 Kecamatan
- 08 Sep 2025 15:09 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang belum merata. Sejauh ini baru 13 kecamatan dari 35 kecamatan di Pandeglang yang sudah merasakan program Presiden Prabowo Subianto itu.
Ketigabelas kecamatan yang sudah tersalurkan MBG di antaranya Koroncong, Mandalawangi, Pulosari, Cikedal, Cisata, Menes, Labuan, hingga Kecamatan Sobang. Jumlah siswa yang menerima manfaat mencapai 25.670 siswa.
Baca juga: Uji Coba MBG di Pandeglang Dimulai
Kasubag TU Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, Sukron Mulyadi mengakui bahwa BMG di Pandeglang belum maksimal. Dari 35 kecamatan yang ada di Pandeglang dengan 339 desa dan kelurahan, baru sepertiganya yang tersentuh program tersebut. Padahal, dengan jumlah 339 desa dan kelurahan, potensi penerima program ini bisa mencapai ratusan ribu siswa dari jenjang PAUD hingga SMA.
“Harapan kami, hingga akhir tahun semua kecamatan bisa terlayani agar manfaatnya benar-benar dirasakan merata dari PAUD sampai SMA,” ujarnya, Senin (8/9/2025).
Pemerintah daerah pun menargetkan program ini bisa menjangkau seluruh kecamatan sebelum akhir tahun, agar manfaat MBG dapat dirasakan lebih merata. Ia berharap selain memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga mampu meningkatkan kualitas pendidikan melalui dukungan kesehatan siswa.
Baca juga: SPPG Cahaya Baru Salurkan 2.800 Porsi MBG di Pandeglang
Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cahaya Baru yang bertempat di Kecamatan Keroncong, Ridwan Hidayat mengatakan, distribusi MBG dilakukan pihaknya sebanyak dua kali, yakni pagi hari untuk jenjang TK dan SD, serta menjelang siang untuk SMP dan SMA.
“Untuk TK dan SD disalurkan pukul 07.00–08.00, sementara SMP dan SMA pada pukul 10.00–11.00 wib. Sistem ini masih dievaluasi agar lebih efektif,” katanya.
Ia pun menambahkan meski manfaatnya sudah dirasakan oleh siswa, tantangan distribusi dan pendataan penerima masih menjadi pekerjaan rumah. Meski begitu, dengan perbaikan teknis dan evaluasi berkelanjutan, ia berharap MBG dapat menjadi penopang pemenuhan gizi sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di Pandeglang. (Ridwan Maulana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....